kabar

Hindari upaya pembunuhan, anak Raja Salman disarankan kurangi tampil depan publik

Sumber Albalad.co itu menekankan situasi dalam keluarga besar Bani Saud memang tengah genting akibat perebutan kekuasaan.

02 Juni 2018 22:35

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman benar-benar ketakutan setelah upaya kudeta berlangsung bulan lalu.

Gegara serangan di Istana Auja di kawasan Al-Khuzaima, Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, anak dari Raja Salman bin Abdul Azizitu luka serius sehingga harus absen selama sebulan dari hadapan publik.

"Dia benar-benar ketakutan," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana hari ini. "Para penasihatnya menyarankan agar dia tidak tampil di publik tidak mengeluarkan kebijakan kontroversial agar selamat hingga menjadi raja."

Sehabis percobaan kudeta pada 21 April lalu, Pangeran Muhammad bin Salman memang tidak muncul ke publik.

Sumber Albalad.co itu menekankan situasi dalam keluarga besar Bani Saud memang tengah genting akibat perebutan kekuasaan. Konflik meruncing setelah Raja Salman mengubah tradisi suksesi: mestinya takhta harus jatuh ke adik namun dia malah memberi jalan bagi anaknya.

 

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kudeta ancam Arab Saudi

"Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan kudeta terhadap raja dan putera mahkota," kata Pangeran Khalid.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencium tangan abang tirinya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz saat datang menjenguk di Rumah Sakit Raja Faisal, Riyadh, November 2017. (Sabq)

Raja Salman bela anaknya meski tangkapi ulama

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman berencana copot anaknya dari jabatan putera mahkota

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, adik dari Raja Salman, merupakan pengganti cocok.





comments powered by Disqus