kabar

Pelanggar visa umrah didenda 50 ribu riyal dan penjara enam bulan

Sejak November tahun lalu 1,1 juta orang ditangkap dan lebih dari 300 ribu lainnya sudah dideportasi.

02 Juni 2018 23:00

Direktorat Paspor Arab Saudi telah memperingatkan seluruh jamaah umrah untuk mematuhi masa berlaku visa mereka. Siapa saja melanggar bakal dikenai denda 50 ribu riyal dan penjara enam bulan sebelum dideportasi ke negara asalnya.

Aturan visa umrah menyebutkan jamaah hanya boleh berada di Makkah, Jeddah, dan Madinah. Mereka tidak boleh bepergian ke kota lain di Arab Saudi.

Negara Kabah itu memang tengah getol merazia para pelanggar visa umrah dan izin tinggal. Kampanye ini telah dilaksanakan sejak November tahun lalu. Hasilnya, 1,1 juta orang ditangkap dan lebih dari 300 ribu lainnya sudah dideportasi.

Sebagian jamaah umrah atau haji menggunakan visa mereka untuk mencari pekerjaan. Direktorat Paspor sudah memperingatkan warga dan penduduk Saudi untuk tidak mempekerjakan atau memberi akomodasi bagi jamaah umrah telah habis masa berlaku visanya.

Badan statistik Arab Saudi menyebutkan tahun lalu lebih dari 19 juta orang berumrah, termasuk 6,5 juta warga negara asing.

Putera Mahkota Arab Saudi bin Salman saat berada di atap Kabah pada 12 Februari 2019. (Twitter)

Anak Raja Salman dikecam karena naik ke atap Kabah

Ratusan aparat keamanan mengelilingi Kabah dan hanya menyisakan dua jalur bagi jamaah buat bertawaf.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah umrah boleh pelesiran ke kota-kota lain di Arab Saudi

Jumlah jamaah umrah hingga akhir Syawal lalu mencapai 8,5 juta orang.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR