kabar

Miss Irak kunjungi Israel

Gegara akrab dengan Adar, keluarga Sarah terpaksa pindah dari Irak.

13 Juni 2018 22:51

Miss Irak 2017 Sarah Idan tengah berkunjung ke Israel untuk bertemu koleganya Miss Israel 2017 Adar Gandelsman. 

Sarah, tinggal di Amerika Serikat, bertemu Adar saat keduanya mengikuti kontes Miss Universe 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat. Sejak saat itu keduanya berteman akrab. 

Ofir Gendelman, juru bicara kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kemarin membenarkan soal lawatan Sarah ke negara Zionis itu. 

Dia menambahkan Sarah juga telah bereuni dengan Adar. "Hubungan bersahabat antara orang Arab dan Israel tentu saja bakal membentuk masa depan lebih baik bagi kita semua di Timur Tengah," kata Gendelman. 

Sarah memicu polemik di Irak setelah foto selfienya bareng Adar di Instagram menjadi viral. Sarah bilang dia dan Adar ingin mempromosikan perdamaian. 

Namun gegara foto itu, keluarganya di Irak diancam dibunuh, sehingga mereka terpaksa pindah ke negara lain.

Perempuan Tunisia. (Reddit)

Wali kota di Tunisia minta semua pernikahan antara perempuan muslim dan lelaki non-muslim dibatalkan

Tunisia sudah memiliki undang-undang melarang perempuan muslim menikah dengan lelaki non-muslim.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

MUI kutuk penangkapan imam Masjid Al-Haram

"Tidak sedikit ulama atau tokoh menghindar untuk menyuarakan kebenaran ini karena takut menerima risiko," ujar Muhyiddin.

Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap imam Masjid Al-Haram

Sejak Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menunjuk anaknya, Pangeran Muhammad bin Salman, menjadi putera mahkota pada Juni tahun lalu, Saudi getol menangkapi aktivis, wartawan, akademisi, dan ulama dianggap tidak menyokong kebijakan penguasa.





comments powered by Disqus