kabar

Dipaksa copot jaket Barcelona depan Kabah

"Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumab Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab.

19 Juni 2018 03:20

Kemarin malam, saya tengah berdiri depan Kabah sambil menunggu waktu salat jenazah. 

Di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, saban selesai salat wajib lima waktu, dilaksanakan salat jenazah berjamaah. 

Seperti kebanyakan jamaah, saya biasanya duduk dulu sambil menunggu imam takbir. Tapi malam itu, saya langsung berdiri setelah ada aba-aba untuk salat jenazah berjamaah. Jeda dari aba-aba hingga imam bertakbir sekitar 3-5 menit, seperti dilaporkan wartawan Albalad.co Faisal Assegaf dari Kota Makkah.

Seperti biasa pula, saya melapisi baju koko saya dengan jaket klub Liga Primera Spanyol, FC Barcelona. 

Selagi menanti imam bertakbir, tiba-tiba muncul dua orang berjenggot tebal dan panjang menyuruh saya membuka jaket Barcelona saya pakai. 

Saya kaget dan bingung. Keduanya lantas menyentuh logo Barcelona di jaket biru saya. Tepatnya di bagian tanda + mereka sebut sebagai salib. "Haram memakai yang ada tanda salib di depan rumah Allah (Kabah)," kata salah satu lelaki itu dalam bahasa Arab. 

"Itu bukan salib," bantah saya. "Ini cuma tanda +."

Tetapi mereka tetap memaksa dan saya bertahan menolak. Mereka lantas memaksa membuka jaket Barcelona dan saya mengalah karena tidak mau cekcok di depan Kabah. 

Saya kemudian menaruh jaket itu di atas tas selempang berwarna merah. Kedua pria sudah melintas tetap tidak puas. Mereka mendesak saya untuk memasukkan jaket Barcelona itu ke dalam tas. 

Saya kembali mengalah lantaran tidak mau ada keributan depan Kabah. Kedua lelaki akhirnya pergi. 

Padahal sejak hari pertama saya memasuki Masjid Al-Haram dengan jaket Barcelona Sabtu subuh lalu, tidak ada yang berkomentar. Aparat keamanan berjaga di pintu masuk Bab Malik Abdul Aziz juga tidak memprotes. 

Bahkan, ketika saya bertemu tiga lelaki Chechnya, mengklaim pernah bertempur di Irak dan Suriah, mereka juga tidak marah melihat saya mengenakan jaket Barcelona. 

Arab Saudi selama ini melarang pemakaian simbol agama selain Islam di muka umum. Di negara Kabah ini tidak ada satu pun tempat ibadah selain masjid. 

Namun seorang warga Indonesia tinggal di Makkah selama 17 tahun mengungkapkan gereja satu-satunya berada dalam kompleks Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Kota Jeddah. 

Selepas salat sunnah jenazah, saya kembali memakai jaket Barcelona tanpa merasa kuatir bakal ada yang marah lagi. Bagi saya, menanggalkan keakuan - aku paling benar, paling hebat, dan paling saleh - dari hati jauh lebih penting ketimbang melepas sebuah jaket dari badan. 

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Bulan purnama akan berada tegak lurus di atas Kabah, Kota Makkah, Arab Saudi, pada 28 Januari 2021 pukul 00:43. (Al-Arabiya)

Bulan purnama akan tepat di atas Kabah pada Kamis pekan ini

Fenomena langka ini akan terjadi pada 28 Januari pukul 00:43 dini hari.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam sekaligus khatib Masjid Al-Haram di Kota Makkah, ditahan oleh Arab Saudi sejak Agustus 2018. (Twitter)

Saudi masih penjarakan imam dan khatib Masjid Al-Haram

Saudi juga masih memenjarakan orang-orang mengkritik keputusan Bin Salman untuk memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, meski relasi resmi itu sudah terjalin lagi pekan lalu.

Mobil dikendarai seorang lelaki Arab Saudi pada Jumat malam, 30 Oktober 2020 menabrak pintu masuk nomor 89 Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Lelaki Saudi tabrakkan mobilnya ke pintu masuk Masjid Al-Haram

Kejadian itu kecelakaan bukan disengaja.





comments powered by Disqus