kabar

Astronot UEA pertama akan ke ruang angkasa tahun depan

Proyek ini sudah dimulai sejak 12 tahun lalu.

22 Juni 2018 08:00

Uni Emirat Arab (UEA) akan mengirim astronotnya ke ruang angkasa untuk pertama kali pada April 2019. 

Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, mengumumkan hal itu melalui Twitter.

Kantor Media Pemerintah Dubai membenarkan pengiriman astronot UEA itu bisa diwujudkan setelah Muhammad bin Rashid Space Center menandatangani kerjasama dengan Roscosmos, badan ruang angkasa Rsuia. 

Berdasarkan perjanjian itu, astronot UEA bakal dikirim ke ISS ( Stasiun Ruang Angkasa Internasional) dengan pesawat Soyuz-MS untuk ikut penelitian ilmiah. 

"UEA telah meneken perjanjian bersejarah buat mengirim astronot pertama ke ISS," kata Syekh  Muhammad bin Rasyid. "Proyek dimulai 12 tahun lalu mulai membuahkan hasil. 

Hingga Januari 2018, 230 orang dari 18 negara telah mengunjungi ISS.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

CEO The Eviation Alice Omer Bar-Yohay memperkenalkan pesawat bertenaga listrik pertama di dunia dalam pameran dirgantara paris Air Show pada 19 Juni 2019. (Screenshot YouTube)

Perusahaan Israel bikin pesawat bertenaga listrik pertama di dunia

Pesawat ini berkapasitas sembilan penumpang dan dua kru dengan daya jelajah maksimal seribu kilometer.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump perintahkan serang Iran tapi dibatalkan tiba-tiba

Penyerbuan sudah berjalan di tahap awal. Jet-jet tempur telah terbang menuju target dan kapal-kapal perang sudah dalam keadaan siaga. Tapi belum ada peluru kendali ditembakkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus