kabar

Dituduh berpakaian tidak sopan, presenter Arab Saudi kabur dari negaranya

Komisi Media Audio Visual Arab Saudi bilang mereka sudah mulai menyelidiki cara berpakaian Syirin dinilai tidak senonoh itu.

01 Juli 2018 20:22

Syirin ar-Rifai, presenter stasiun televisi Al-Aan TV asal Arab Saudi, kabur dari negaranya setelah dituduh berpakaian tidak sopan saat meliput kaum hawa di negara Kabah itu mulai dibolehkan menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor Ahad pekan lalu.

Ketika itu, Syirin berabaya terbuka dan berkerudung serba putih. Dengan abaya tanpa dikancing itu, gaun dan celana panjang serba putih dikenakan Suirin di bagian dalam juga kelihatan.

Hal ini memicu kemarahan pengguna media sosial di Arab Saudi. Bahkan sampai muncul tanda pagar #perempuan telanjang mengemudi di Riyadh.

Komisi Media Audio Visual Arab Saudi bilang mereka sudah mulai menyelidiki cara berpakaian Syirin dinilai tidak senonoh itu.

Namun Syirin membantah tudingan ini. "Saya berpakaian sopan dan Allah akan mengungkap kebenaran atas apa yang dikatakan kepada saya," katanya seperti dilansir situs berita Ajil.

Ajil melaporkan Syirin telah berada di Uni Emirat Arab.

Kantor Kementerian kehakiman Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Puteri Saudi desak Polri tangkap satu tersangka penipu dirinya

"Dia gusar dan menanyakan terus tiap hari," kata I Wayan Mudita, kuasa hukum Puteri Luluah.

Patung mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani, dibangun di Desa Marun ar-Ras, selatan Libanon, berjarak sekitar satu kilometer dari perbatasan Israel. (Twitter)

Hizbullah bangun patung mendiang jenderal Iran di perbatasan Israel

Patung Sulaimani itu dibangun di Desa Marun ar-Ras, berjarak sekitar satu kilometer dari perbatasan Israel.

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Perempuan Arab Saudi mulai berani merokok di depan umum

Hasil sebuah penelitian pada 2015 menyebutkan hampir 65 persen perempuan Saudi di sekolah menengah merokok diam-diam.

Rumah Sakit Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Facebook)

Diduga terjangkit virus corona, mahasiswa Cina di Jeddah bunuh diri di tempat karantina

Hasil laboratorium menunjukkan mahasiswa itu tidak mengidap Covid-19.





comments powered by Disqus