kabar

Polisi Makkah tangkap dua tersangka pembakar mobil milik ibu dua anak

"Masyarakat Saudi seratus persen siap dan mendukung kaum hawa mengemudi," ujar Sahar Nasif, perempuan juga menyetir mobil. "Tidak ada penolakan sama sekali."

05 Juli 2018 15:12

Anggota Kepolisian Provinsi Makkah, Arab Saudi, telah menangkap dua tersangka dalam kasus pembakaran sebuah mobil milik ibu dua anak di  Desa Samad, Kabupaten Jumum, Provinsi Makkah. Polisi sudah menyerahkan kedua pelaku ke kantor kejaksaan kemarin malam.

Jumum berjarak sekitar 75 kilometer dari Kota Makkah dan 60 kilometer dari Kota Jeddah, melalui jalan menuju ke arah Kota Madinah.

Polisi mengungkapkan satu dari pria itu bertindak sebagai pembeli bensin. Dia kemudian meminta seorang temannya untuk membantu membakar mobil buatan Cina keluaran 2011 kepunyaan Silmi al-Barkati, 32 tahun.

Pembakaran mobil milik Silmi ini terjadi Ahad subuh lalu. Silmi mengaku sudah sering diganggu segerombolan pemuda di desanya lantaran menolak kaum hawa menyetir mobil. Dia biasa menyetir mobil sendiri ke tempat kerjanya.  

Silmi tinggal bersama orang tuanya di desa itu. Dia telah menikah dan mempunyai dua anak perempuan berusia di bawah sepuluh tahun.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz telah mengizinkan kaum hawa di negara Kabah itu menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor. Selama ini, Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia mengharamkan perempuan mengemudi.

Para pengguna media sosial menekankan musibah menimpa Silmi tidak berarti seluruh kaum adam di Arab Saudi menolak perempuan menyetir mobil. "Ini kejadian khusus dan tidak berlaku umum di Arab Saudi," kata Lina al-Maina, anggota Majelis Syura.

"Masyarakat Saudi seratus persen siap dan mendukung kaum hawa mengemudi," ujar Sahar Nasif, perempuan juga menyetir mobil. "Tidak ada penolakan sama sekali."

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Lelaki Israel kibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem

Dia menyebut tindakannya itu sebagai perayaan atas terwujudnya perdamaian antara kedua negara.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bumi kian panas, berhaji pada 2047-2052 berbahaya bagi kesehatan

Musim panas di Arab Saudi berlangsung saban Mei hingga Agustus.

Kota Istanbul, Turki. (thstregisistanbul.com)

Pelancong perempuan asal Arab Saudi diculik di Istanbul

gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Istanbul Sabtu minggu lalu.

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.





comments powered by Disqus