kabar

Netanyahu larang poligami berlaku di Israel

Sejak awal tahun lalu, Kejaksaan Agung Israel telah membawa 12 lelaki berpoligami ke pengadilan.

10 Juli 2018 06:56

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin menegaskan dirinya melarang seluruh pejabat dan pegawai negeri, termasuk tentara, berpoligami atau beristri lebih dari satu.

Pemimpin dari Partai Likud itu bilang dirinya telah memerintahkan komite kementerian mengurus isu perempuan untuk melaksanakan sekaligus menegakkan aturan itu.

"Poligami merusak status perempuan dan mengeksploitasi kaum hawa," kata Netanyahu melalui Twitter. "Poligami juga mengganggu keseimbangan demografi Israel dengan mengimpor perempuan. "Saya tidak menerima hal ini."

Dia mengakui praktek poligami telah menjadi tradisi di kalangan Arab Badui di Israel. Karena itu, dia menginstruksikan agar larangan poligami lebih tegas diberlakukan di komunitas Arab Badui.

KOmentar Netanyahu ini keluar sepekan setelah laporan kementerian soal isu poligami dilansir. Juga bersamaan dengan Komite Pemajuan Status Perempuan dan Persamaan Gender di Knesset (parlemen Israel) membahas mengenai poligami.

Laporan pemerintah itu disusun oleh Emi Palmor, direktur jenderal di Kementerian Kehakiman Israel. Dalam laporannya, dia merekomendasikan agar penegakan sejumlah aturan antipoligami di Israel diperkuat.

Menurut laporan Palmor, ada 6.200 keluarga poligami atau 18,5 persen keluarga dari sekitar 250 ribu orang Arab badui di Israel. Sekitar 14 persen perempuan badui berumur 15 tahun tercatat sebagai ibu, artinya mereka merupakan istri kedua namun tidak terdaftar secara resmi.

Sejak awal tahun lalu, Kejaksaan Agung Israel telah mendakwa 12 lelaki berpoligami.

Pengacara bernama Dr. Rawia Abu Rabia, peneliti di Universitas Hebrew, mengatakan mengakui sebagian kecil pernikahan poligami merupakan gagasan berbahaya. "Itu akan membuka pintu poligami seolah dibolehkan di Israel," ujarnya.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu bilang stabilitas Arab Saudi sangat penting

Dia menyebut persoalan nuklir Iran lebih penting ketimbang pembunuhan Khashoggi.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu melawat ke Oman

Kunjungan itu atas undangan penguasa Oman, Sultan Qabus bin Said.

Delegasi muslim asal Indonesia, termasuk dua pejabat MUI - Profesor Istibsyaroh dan Kiai Mayshudi Suhud - saat diterima di kediaman Presiden Israel Reuven Rivlin pada 18 Januari 2017. (Albalad.co/Istimewa)

Netanyahu: Kami ingin bina hubungan diplomatik dengan Indonesia

Sudah tiga kali terjadi pertemuan antara perdana menteri Israel dengan pemimpin Indonesia, yaitu Yitzhak Rabin dan Soeharto (1993), Abdurrahman Wahid dan Ehud Barak (2001), serta Jusuf Kalla dan Netanyahu (2018).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah membahas rencana pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di gedung Putih pada Senin, 5 Maret 2018, waktu Washington DC. (Twitter/@netanyahu)

Kemlu Israel tidak bantah soal adanya pertemuan Netanyahu dan Jusuf Kalla

Pertemuan berlangsung Sabtu pekan lalu di New York.





comments powered by Disqus