kabar

Jalani tahanan rumah, kesehatan mantan putera mahkota Arab Saudi memburuk

Setidaknya ada dua usaha pembunuhan terhadap Pangeran Muhammad bin Salman, yakni tahun lalu dilakukan oleh anak dari Pangeran Muqrin dan upaya kudeta pada 21 April lalu.

11 Juli 2018 09:35

Mantan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif telah menjalani tahanan rumah lebih dari setahun, setelah disingkirkan oleh Pangeran Muhammad bin Salman, anak kesayangan Raja Salman bin Abdul Aziz. 

Pangeran Muhammad bin Salman mengisi jabatan ditinggalkan abang sepupunya itu sejak 21 Juni 2017. Hingga kini, Raja Salman belum menunjuk wakil putera mahkota. 

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan Pangeran Muhammad bin Salman langsung memenjarakan Pangeran Muhamnad bin Nayif di istananya di Jeddah. Semua pengawal pribadinya diganti oleh para loyalis Pangeran Muhammad bin Salman.

Pangeran Muhammad bin Nayif dan anak-anaknya juga dilarang keluarga negeri. 

Menurut sumber Albalad.co itu, kondisi kesehatan Pangeran Muhammad bin Nayif kini memburuk. "Raja Salman telah memerintahkan perawatan khusus bagi Pangeran Muhammad bin Nayif," katanya kemarin. 

Masuknya Pangeran Muhammad bin Salman dalam jalur menuju takhta telah mengakibatkan dua pesaingnya tersingkir. Ketika dia ditunjuk menjadi wakil putera mahkota pada April 2015, Raja Salman memberhentikan Putera Mahkota Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz. 

Ini kali pertama dalam sejarah Arab Saudi, seorang putera mahkota dipecat. Biasanya putera mahkota diganti kalau meninggal. Posisi Pangeran Muqrin digantikan oleh Pangeran Muhammad bin Nayif. 

Persaingannya dengan anak Raja Salman untuk berebut singgasana kentara sekali. Dua tahun kemudian, Pangeran Muhammad bin Nayif juga terpental dan sekarang Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota. 

Dengan memasukkan putranya itu, Raja Salman juga telah menghapus tradisi. Biasanya putera mahkota Arab Saudi sekaligus calon raja dijabat oleh adik. Apalagi Raja Salman masih mempunyai belasan adik. Paling dijagokan menjadi raja berikutnya adalah Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz. 

Karena itu wajar saja banyak pangeran senior dan berpengaruh sakit hati, sehingga muncul seruan untuk kudeta. Setidaknya ada dua usaha pembunuhan terhadap Pangeran Muhammad bin Salman, yakni tahun lalu dilakukan oleh anak dari Pangeran Muqrin dan upaya kudeta pada 21 April lalu. 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi raup Rp 1.487 triliun dari hasil kompromi dengan tersangka koruptor

Meski dilepas, mereka dilarang keluar negeri dan harus memakai gelang kaki sebagai alat pengawasan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Teka teki nasib Bin Salman

Beragam kebijakan blunder dibikin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman membikin dia tidak pantas menjadi raja Arab Saudi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

16 Februari 2019

TERSOHOR