kabar

Mesir pakai fatwa ulama untuk cegah ledakan penduduk

Kairo telah mengkampanyekan dua anak cukup.

12 Juli 2018 14:00

Pemerintah Mesir telah menggunakan fatwa ulama untuk mencegah terjadinya ledakan penduduk. 

Deutschlandfunk dari melaporkan fatwa di Mesir sudah menjadi alat penting untuk mengantisipasi pertumbuhan penduduk sangat tinggi. Radio dari Jerman ini menyebutkan lembaga fatwa telah membolehkan pemakaian alat kontrasepsi buat membatasi angka kelahiran. 

Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi sudah memperingatkan pertumbuhan penduduk sangat cepat. Dia bilang ledakan penduduk salah satu persoalan terbesar di negara Nil itu seperti terorisme.

Sesuai undang-undang berlaku di Mesir, usia minimum bagi lelaki untuk menikah adalah 18 tahun. Namun di desa-desa para imam menyaratkan umur terendah untuk berumah tangga setelah pubertas. 

Tradisi pernikahan dini marak di pedesaan menjadi hambatan dalam program keluarga berencana. Kairo telah mengkampanyekan dua anak cukup.

Bila angka kelahiran terus seperti sekarang, Mesir akan dihuni 120 juta orang pada 2030. Pemerintah berharap bisa mengurangi menjadi 110 juta orang.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Umar al-Basyir didakwa korupsi

Dia berjalan dengan wajah cemberut setelah jaksa membacakan dakwaan.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Twitter tutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Detained in Dubai berkampanye untuk keselamatan Dua dan Dalal.





comments powered by Disqus