kabar

Arab Saudi masih penjarakan ulama tersohor tanpa diadili

Pada September 1994, Syekh Salman dipenjara lantaran kegiatan antipenguasa Saudi.

12 Juli 2018 23:13

Arab Saudi masih memenjarakan ulama tersohor Syekh Salman al-Audah tanpa dakwaan atau melalui proses pengadilan di penjara politik Dhahban di Kota Jeddah.

"Lebih dari 300 hari sudah dijalani oleh ayah saya, Syekh Salman al-Audah, dalam penjara," tulis putranya, Abdullah, melalui Twitter. "Dia mendekam di sel isolasi, diganggu, kurang tidur berhari-hari, dan menerima perlakuan buruk."

Syekh Salman ditangkap di rumahnya di Buraidah pada September lalu dan langsung dikirim di penjara Dhahban. Hingga kini tidak ada dakwaan resmi dialamatkan kepada dirinya.

Menurut Abdullah, tinggal di Amerika Serikat, ayahnya dirawat di rumah sakit tiga bulan setelah dipenjarakan lantaran kesehatannya memburuk.

Sejak Raja Salman menunjuk anak kesayangannya, Pangeran Muhammad bin Salman, menjadi putera mahkota, lusinan aktivis, ulama, cendekiawan, dan wartawan dianggap kritis terhadap rezim ditahan tanpa proses peradilan.

Syekh Salman, 62 tahun, memang dikenal kerap mengkritik keluarga Bani Saud berkuasa di negara Kabah itu. Ketika pecah Perang Teluk pada 1990-1991, dia mengecam fatwa dikeluarkan Mufti Agung Syekh Abdul Aziz Bin Baz karena mengizinkan Amerika Serikat mendirikan pangkalan militer di Arab Saudi.

Pada September 1994, Syekh Salman dipenjara lantaran kegiatan antipenguasa Saudi. Dia merupakan salah satu pemimpin CLDR (Komite Pembela Hak-hak Sah), organisasi oposisi satu-satunya pernah ada di Arab Saudi dan didirikan pada 1993.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Pengadilan Saudi akan jatuhkan vonis bagi ulama tersohor Kamis pekan depan

Syekh Salman, ditangkap dengan beragam tuduhan pada September 2017, bareng Syekh Awad al-Qarni dan Dr. Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati. 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

19 Oktober 2019

TERSOHOR