kabar

Polisi Makkah tangkap dalang pembakar mobil milik ibu dua anak

Mulai 24 Juni lalu, pemerintah Arab Saudi mengizinkan kaum hawa menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor.

17 Juli 2018 08:01

Kepolisian Provinsi Makkah, Arab Saudi, telah menangkap dalang dari kasus pembakaran sebuah mobil milik ibu dua anak bernama Silmi al-Barkati. Pelaku masih saudara kandung dari dua tersangka ditangkap sebelumnya.

Polisi bilang ketiga tersangka sudah mengakui perbuatannya dan mereka akan segera diadili. Mereka masih bertetangga dengan Silmi.

Ketiga pelaku membakar mobil milik Silmi, 32 tahun, lantaran tidak menyukai perempuan mengemudi. Kejadiannya berlangsung awal bulan ini di Desa Samad, Kabupaten Jumum, Provinsi Makkah.

Jumum berjarak sekitar 75 kilometer dari Kota Makkah dan 60 kilometer dari Kota Jeddah, melalui jalan menuju ke arah Kota Madinah.
 
Silmi tinggal bersama orang tuanya di desa itu. Dia telah menikah dan mempunyai dua anak perempuan berusia di bawah sepuluh tahun.

Mobil dibakar itu buatan Cina tahun 2011 berwarna perak. Mobil ini dia beli dari tantenya seharga 13 ribu riyal.

Silmi bilang dalang pembakaran mobilnya itu pertama kali ke rumahnya untuk memberitahu mobilnya hangus terbakar. Dia juga menyampaikan rasa simpati dan berharap Silmi mendapat pengganti dari Allah. "Saya tidak pernah ragu dialah dalang dari pembakaran mobil saya," katanya.

Menurut Silmi, pihak keluarga ketiga tersangka memaksa dia untuk memaafkan mereka, namun dia menolak. "Mereka akan membalas tindakan saya karena saya telah mengirim ketiga anaknya ke polisi. Tapi saya tidak akan pernah menyerah," ujarnya.

Dia mengakui warga desa telah menawarkan uang patungan sebesar 15 ribu riyal untuk mengganti mobil Silmi kalau dia menarik laporan. Tapi lagi-lagi Silmi menolak.

Said, ayah Silmi, tadinya sudah melaporkan kelakuan ketiga pelaku sering mengancam putrinya sebelum terjadi pembakaran mobil. Namun kerabat tersangka membiarkan saja. "Karena itulah kami akan terus memproses secara hukum sampai mereka dipenjara," tuturnya.

Mulai 24 Juni lalu, pemerintah Arab Saudi mengizinkan kaum hawa menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor.

Israel mengucapkan selamat atas hari lahir Arab Saudi ke-89m disampaikan melalui akun Twitter berbahasa Arab milik Kementerian Luar Negeri Israel. (Twitter)

Israel ucapkan selamat atas hari lahir Arab Saudi ke-89

Meski tidak ada hubungan diplomatik, Israel dan Saudi diam-diam menjalin kerjasama keamanan dan intelijen. Hal ini bisa terjadi lantaran kedua negara itu memandang Iran sebagai musuh bersama.

Perempuan Arab Saudi pada 1970-an. (Arab News)

Sebelum terjadi penyerbuan Masjid Al-Haram pada 1979, perempuan Saudi tidak wajib berabaya dan berjilbab

"Kami bisa mengenakan baju sepinggang dipadu rok bermacam warna," kenang Manal Aqil.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel ucapkan selamat atas hari lahir Arab Saudi ke-89

Meski tidak ada hubungan diplomatik, Israel dan Saudi diam-diam menjalin kerjasama keamanan dan intelijen. Hal ini bisa terjadi lantaran kedua negara itu memandang Iran sebagai musuh bersama.

23 September 2019
UEA bangun sinagoge pertama
22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR