kabar

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

19 Juli 2018 17:32

Pasukan pemerintah Suriah menemukan senjata-senjata bikinan Israel dalam gudang senjata milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Mengutip sejumlah sumber di Suriah, Sputnik melaporkan senjata-senjata buatan negara Zionis itu ditemukan saat pasukan pemerintah Suriah melaksanakan operasi militer besar-besaran di Provinsi Hama pekan ini.

Gudang senjata ISIS itu ditemukan di kota kecil Aqrab. Di dalamnya berisi beragam senjata bikinan Israel, seperti bom, senapan serbu, pistol, senapan mesin Kalashnikov, mortir, dan senapan runduk.

Senjata-senjata keluaran negara Bintang Daud itu juga ditemukan ketika pasukan rezim Basyar al-Assad melancarkan operasi militer di Provinsi Daraa minggu lalu.

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran. Dalam laporannya tahun lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut Israel memberikan bantuan bagi kelompok-kelompok ekstremis di Suriah.

ISIS tadinya merupakan kelompok pemberontak paling kuat di Suriah dan Irak. Namun kekuasaan mereka meredup setelah pada 2014 berhasil menguasai setengah Suriah dan sepertiga Irak. 

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.





comments powered by Disqus