kabar

Pasukan koalisi Arab Saudi serang bus sekolah di Yaman, 50 anak tewas

Juru bicara pasukan koalisi Saudi Kolonel Turki al-Maliki menekankan bus sekolah itu merupakan target sah untuk diserang.

10 Agustus 2018 12:02

Lusinan warga sipil, kebanyakan anak-anak, tewas, setelah pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi menembakkan peluru kendali ke arah sebuah bus sekolah di Yaman. Insiden kemarin pagi di Pasar Dahyan, Provinsi Saada, ini menewaskan 50 orang

"Potongan-potongan tubuh berserakan di lokasi kejadian dan raungan serta tangisan terdengar di mana-mana," kata Hasan Mualif, Direktur Eksekutif ICRC (Palang Merah Internasional) di Saada, tiba di tempat peristiwa sejam setelah serangan terjadi. "Bus sekolah itu hangus terbakar dan hancur."

Dia menambahkan mayat-mayat hangus terbakar dan sulit dikenali. Banyak korban luka terkena pecahan peluru kendali.  

Melalui akun Twitternya, kepala delegasi ICRC di Yaman Johannes Bruwer bilang sebagian besar korban meninggal adalah anak-anak berumur di bawah sepuluh tahun.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Yaman Yusuf al-Hadhari mengatakan hingga kemarin sore, selain korban terbunuh sebanyak 50 orang, serangan pasukan koalisi Saudi ini melukai 77 orang lainnya. Dia menambahkan korban terbunuh akan terus bertambah.

Juru bicara pasukan koalisi Saudi Kolonel Turki al-Maliki menekankan bus sekolah itu merupakan target sah untuk diserang.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Dua pilot Arab Saudi tewas di Yaman

Keterlibatan pasukan koalisi Saudi di Yaman membikin negara Saba itu mengalami tragedi kemanusiaan.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Pasukan koalisi Arab Saudi akui ledakkan bus sekolah menewaskan 40 anak di Yaman

Dua pekan setelah pengeboman bus sekolah di Saadah, serangan pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi terhadap Kota Al-Hudaidah menewaskan paling sedikit 26 anak.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Anak Raja Salman ancam anak-anak dan perempuan Yaman jadi target serangan

"Kami ingin anak-anak, perempuan, dan bahkan kaum lelaki mereka menggigil ketakutan ketika mendengar nama Arab Saudi disebut."

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

PBB: Serangan udara koalisi Saudi tewaskan 22 anak Yaman

Lebih dari sepuluh ribu orang terbunuh, kebanyakan warga sipil, jutaan anak mengungsi, dan jutaan lainnya mengungsi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Konsul jenderal Arab Saudi di Istanbul kabur ke negaranya

Tim investigasi Turki menemukan bahan beracun dalam kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

16 Oktober 2018

TERSOHOR