kabar

Ulama Arab Saudi meninggal dalam penjara karena disiksa

Syekh Sulaiman adalah orang ketiga tewas dalam penjara setelah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani (Maret 2018) dan seniman Muhammad Bani ar-Rumaili al-Anzi (Juli 2018).

15 Agustus 2018 07:30

Ulama Arab Saudi Syekh Sulaiman ad-Dawisy mengembuskan napas terakhirnya dalam penjara karena mengalami siksaan. 

Prisoners of Conscie, lembaga nirlaba pemantau tahanan di Arab Saudi, mengumumkan kematian Syekh Sulaiman melalui akun Twitternya kemarin. "Kami meminta maaf karena tidak akan mengungkapkan bagaimana dia meninggal untuk menghormati beliau."

Syekh Sulaiman termasuk dalam lusinan ulama, aktivis, wartawan, dan akademisi ditangkapi sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada Juni tahun lalu. 

Syekh Sulaiman adalah orang ketiga tewas dalam penjara setelah Mayor Jenderal Ali al-Qahtani (Maret 2018) dan seniman Muhammad Bani ar-Rumaili al-Anzi (Juli 2018).

 

Ulama Arab Saudi Syekh Sulaiman al-Alwan

Arab Saudi tolak bebaskan ulama meski masa hukumannya sudah habis

Syekh Sulaiman ditangkap pada 2004 lantaran paham-pahamnya sangat radikal. Empat tahun sebelumnya, dia berfatwa menyerukan serangan bunuh diri terhadap Israel.

Ulama Arab Saudi Dr. Ahmad al-Amari. (Twitter)

Ulama Arab Saudi koma karena perlakuan buruk dalam penjara

Mantan dekan di Universitas Islam Madinah ini ditangkap tanpa dakwaan.

Ulama Arab Saudi Dr Ali al-Umari. (Twitter)

Ulama Arab Saudi derita luka bakar sekujur tubuh akibat disiksa dalam penjara

Pengadilan pidana Arab Saudi menggelar sidang secara rahasia telah menuntut Dr. Ali al-Umari bareng dua ulama tersohr Arab Saudi lainnya, Syekh Awad al-Qarni dan Syekh Salman al-Audah, dengan hukuman mati.

Dr Muhammad al-Arifi, ulama Arab Saudi dilarang berhaji. (Twitter)

Arab Saudi larang seorang ulama berhaji

Dua imam Masjid Al-Haram masih ditahan.





comments powered by Disqus