kabar

Wali kota di Tunisia minta semua pernikahan antara perempuan muslim dan lelaki non-muslim dibatalkan

Tunisia sudah memiliki undang-undang melarang perempuan muslim menikah dengan lelaki non-muslim.

21 Agustus 2018 07:19

Seorang wali kota di Tunisia telah memicu polemik lantaran menyerukan seluruh pernikahan antara perempuan muslim dan lelaki non-muslim dibatalkan.

Fathi Layuni, Wali Kota Al-Kram dari Partai An-Nahda, menyerukan hal itu untuk menanggapi perintah dikeluarkan oleh Presiden Tunisia Baji Said Assibi agar pemerintah membatalkan undang-undang melarang muslim dan non-muslim menikah. Beleid ini sudah berlaku sejak 1973.

Para pengacara dan politisi menilai Fathi sudah melawan negara.

Wakil Ketua Parlemen Fatmah Massudi mengatakan seruan Fathi itu melanggar undang-undang.

Sebaliknya, Ketua Darul Hadis Al-Zaituna Syekh Farid Baji mendukung seruan Fathi. Dia menekankan ajaran Islam memang mengharamkan perempuan muslim menikahi lelaki non-muslim.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Umar al-Basyir didakwa korupsi

Dia berjalan dengan wajah cemberut setelah jaksa membacakan dakwaan.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Twitter tutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Detained in Dubai berkampanye untuk keselamatan Dua dan Dalal.





comments powered by Disqus