kabar

PBB: Serangan udara koalisi Saudi tewaskan 22 anak Yaman

Lebih dari sepuluh ribu orang terbunuh, kebanyakan warga sipil, jutaan anak mengungsi, dan jutaan lainnya mengungsi.

28 Agustus 2018 09:26

Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Jumat pekan lalu bilang serangan udara dilakukan pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi telah menewaskan paling sedikit 22 anak dan empat perempuan. 

Mark Lowcock, pejabat urusan bantuan kemanusiaan PBB, bilang koalisi Arab Saudi bertanggung jawab atas gempuran terhadap Distrik Ad-Duhaimi di Kota Al-Hudaidah Kamis pekan lalu itu. Dia menambahkan serangan lanjutan menewaskan empat anak lainbya.

Ini kali kedua dalam dua pekan, koalisi membunuh warga sipil, setelah serangan udara serupa menghantam bus sekolah dan menewaskan sekitar 50 anak di utara Suriah. 

Arab Saudi dan sekutunya sejak Maret 2015 berperang dengan milisi Al-Hutiyun di Yaman. Palagan ini malah menimbulkan tragedi kemanusiaan.

Lebih dari sepuluh ribu orang terbunuh, kebanyakan warga sipil, jutaan anak mengungsi, dan jutaan lainnya mengungsi. 

 

 

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Arab Saudi kewalahan hadapi Al-Hutiyun

Bandar udara di kota Najran, Jizan, dan Abha berkali-kali dihantam peluru kendali dan pesawat nirawak Al-Hutiyun.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Roket Al-Hutiyun hantam bandar udara di Saudi lukai 26 orang

Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Hingga akhir 2019, Perang Yaman akan tewaskan 233 ribu orang

Satu anak tewas akibat perang dan dampaknya tiap sebelas menit 54 detik. Hingga akhir 2019, 140 ribu anak di Yaman akan terbunuh akibat perang dan dampaknya.

Facebook menghapus artikel the New York Times soal gadis kelaparan di Yaman. (Al-Bawaba)

Facebook hapus artikel soal gadis kelaparan di Yaman

Sejatinya, artikel ini mengecam keterlibatan Arab Saudi dan UEA karena menciptakan krisis kemanusiaan terbesar di Yaman.





comments powered by Disqus