kabar

Ethiopia desak Arab Saudi bebaskan satu konglomerat

Al-Amudi termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat Arab Sadi ditangkap sejak awal November tahun lalu atas tuduhan korupsi.

29 Agustus 2018 10:23

Ethiopia akan terus mendesak pemeringtah Arab Saudi untuk membebaskan Muhammad Husain al-Amudi, konglomerat Saudi kelahiran Ethiopia.

Dalam lawatannya ke Arab Saudi Mei lalu, Perdana Menteri Ethiopia Abi Ahmad meminta kepada Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman buat melepaskan Al-Amudi dari penjara.

Berbicara di depan masyarakat Ethiopia pekan lalu, Abi Ahmad bilang sesuai kesepakatan sebelumnya dengan, Al-Amudi mestinya sudah keluar dari tahanan. "Saya diberitahu pada tengah malam, pembebasannya ditunda karena ada beberapa proses mesti dia jalani," katanya.

Dia menekankan pembebasan Al-Amudi bakal segera terwujud.

"Penahanan Syekh Al-Amudi adalah isu nasional bagi Ethiopia," ujar Abi Ahmad.

Muhammad al-Amudi, berayah Saudi dan beribu Ethiopia, telah menanamkan modal sangat besar dalam bidang infrastruktur, pertanian, dan pertambangan di Ethiopia. Hartanya dikabarkan mencapai US$ 13,5 miliar.

Al-Amudi termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat Arab Sadi ditangkap sejak awal November tahun lalu atas tuduhan korupsi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus