kabar

Ulama tersohor Arab Saudi dituntut hukuman mati

Syekh Salman dikenai 37 dakwaan terorisme. Pengadilan digelar secara rahasia.

04 September 2018 21:16

Pengadilan pidana khusus dibentuk pemerintah Arab Saudi hari ini menggelar sidang secara rahasia terhadap ulama tersohor Syekh Salman al-Audah. Jaksa menuntut Syekh Salman hukuman mati atas 37 dakwaan terorisme.

"Pengadilan pidana khusus mulai mengadili Syekh Salman al-Audah secara rahasia," kata Prisoners of Conscience melalui akun Twitternya hari ini. "Dia dikenai 37 dakwaan terorisme dan jaksa menuntut hukuman mati."

Prisoners of Conscinece adalah lembaga nirlaba memantau tahanan dan penegakan hak asasi manusia di Arab Saudi.

Sejak ditangkap di rumahnya di Buraidah, September tahun lalu, Syekh Salman tidak dikenai tuduhan apapun. Dia ditangkap setelah mengajukan diri menjadi penengah dalam konflik antara Arab saudi dan Qatar.

Menurut Abdullah, tinggal di Amerika Serikat, ayahnya dirawat di rumah sakit tiga bulan setelah dipenjarakan lantaran kesehatannya memburuk.

Sejak Raja Salman menunjuk anak kesayangannya, Pangeran Muhammad bin Salman, menjadi putera mahkota, lusinan aktivis, ulama, cendekiawan, dan wartawan dianggap kritis terhadap rezim ditahan tanpa proses peradilan.

Syekh Salman, 62 tahun, memang dikenal kerap mengkritik keluarga Bani Saud berkuasa di negara Kabah itu. Ketika pecah Perang Teluk pada 1990-1991, dia mengecam fatwa dikeluarkan Mufti Agung Syekh Abdul Aziz Bin Baz karena mengizinkan Amerika Serikat mendirikan pangkalan militer di Arab Saudi.

Pada September 1994, Syekh Salman dipenjara lantaran kegiatan antipenguasa Saudi. Dia merupakan salah satu pemimpin CLDR (Komite Pembela Hak-hak Sah), organisasi oposisi satu-satunya pernah ada di Arab Saudi dan didirikan pada 1993.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Pengadilan Saudi akan jatuhkan vonis bagi ulama tersohor Kamis pekan depan

Syekh Salman, ditangkap dengan beragam tuduhan pada September 2017, bareng Syekh Awad al-Qarni dan Dr. Ali al-Umari telah dituntut hukuman mati. 

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Sidang rahasia digelar lagi, ulama Saudi tetap dituntut hukuman mati

Sejak Bin Salman ditetapkan sebagai calon raja Saudi pada 21 Juni 2017, negara Kabah itu getol menangkapi para pembangkang: ulama, wartawan, akademisi, aktivis, konglomerat, pejabat, dan pangeran.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

19 Oktober 2019

TERSOHOR