kabar

20 mahasiswa Arab Saudi minta suaka ke Kanada

Mereka meminta suaka lantaran tidak mau pulang dan takut dipenjara.

13 September 2018 14:19

Paling tidak 20 mahasiswa Arab Saudi telah mengajukan permohonan suaka ke Kanada. 

Mereka adalah mahasiswa Saudi tengah belajar di negara Amerika Utara itu. Mereka meminta suaka lantaran tidak mau pulang dan takut dipenjara. 

Lebih dari delapan ribu mahasiwa Arab Saudi tengah berkuliah di Kanada. Mereka menghadapi dilema setelah hubungan Saudi-Kanada memburuk. Kedua negara saling menarik duta besarnya. 

Pemerintah Arab Saudi awal bulan lalu meminta semua mahasiswanya berkemas dan harus segera meninggalkan Kanada akhir bulan lalu. 

Seorang mahasiswa Arab Saudi, berumur awal 20-an tahun sedang berkuliah di sebuah universitas di Ontario, mengaku tidak ingin kembali ke negaranya. Tapi dia masih bingung apakah akan mengajukan suaka atau tetap tinggal di Kanada dengan cara lain.

"Saya akan melakukan apa saja agar tetap bisa tinggal di Kanada. Saya mencemaskan keselamatan saya kalau pulang," katanya. Dia menambahkan kerap mengkritik rezim Bani Saud selama belajar di Kanada melalui akun Twitternya. "Saya menemukan makna sebagai manusia sepanjang saya menetap di sini."

Mahasiswa lainnya, belajar program magister di Universitas Quebec, meminta suaka karena takut dipenjara bila pulang ke Arab Saudi. Sebab dia juga getol mengkritik pemerintahnya melalui media sosial.

"Saya sangat gugup dan takut. Saya sampai tidak bisa tidur," ujarnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus