kabar

Raja Salman bela anaknya meski tangkapi ulama

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan.

18 September 2018 08:49

Dalam pertemuan dengan Dewan Ulama Senior Arab Saudi di Jeddah baru-baru ini, Raja Salman bin Abdul Aziz membela anaknya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, meski sudah menangkapi para ulama.

Dewan Ulama Senior Saudi datang kepada Raja Salman mengadukan Pangeran Muhammad bin Salman lantaran sudah menangkapi dan mengintimidasi ulama.

"Dalam pertemuan itu, Raja Salman menegaskan putera mahkota tidak bersalah dan dia mendukung anaknya itu," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana kemarin.

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan. Mereka dianggap menolak kebijakan penguasa.

Mereka ditahan termasuk dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu. Dua imam Masjid Al-Haram lainnya, Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi dan Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi, dilarang berdakwah.

Pengadilan pidana khusus menggelar sidang secara rahasia dua pekan lalu, telah menuntut hukuman mati terhadap tiga ulama tersohor Arab Saudi, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Raja Salman berseteru dengan anaknya

Bin Salman juga tidak tampak dalam rombongan menyambut kepulangan Raja Salman dari Mesir di bandar udara di Ibu Kota Riyadh.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.





comments powered by Disqus