kabar

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

18 September 2018 11:25

Sebuah milisi di Libya menawarkan harga US$ 1 juta bagi siapa saja berminat membeli jihadis ISIS berkewarganegaraan Inggris, Hasyim Abadi.

Pemuda 21 tahun ini ditahan milisi itu sejak tahun lalu di Bandar Udara Mitiga, Ibu Kota Tripoli, Libya.

Hasyim merupakan saudara kandung dari pengebom bunuh diri di Kota manchester Inggris. Insiden ini menewaskan 22 orang, termasuk tujuh anak, dan mencederai ratusan lainnya.

Pemerintah Inggris telah menerbitkan surat perintah penangkatan terhadap hasyim. Dia dituduh terlibat dalam perencanaan serangan bunuh diri dilakukan oleh abangnya, Salman Abadi, dalam konser Ariana Grande di Manchester pada Mei tahun lalu itu.

"Dua milisi menyekap Hasyim ingin menjual dia seharga US$ 1 juta," tulis surat kabar Sunday Express. "Semalam (Sabtu malam pekan lalu), sumber-sumber di Libya mengungkapkan ISIS berunding melalui pihak ketiga untuk menebus pembebasan Hasyim."

Hasyim nberada dalam tawanan Brigade Revolusi tripoli dan satu elemen dalam pasukan keamanan Libya.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Irak tangkap pentolan ISIS tadinya dijagokan jadi pengganti Baghdadi

Seperti Baghdadi, Qardasy juga pernah mendekam dalam penjara militer Amerika Serikat di Irak. 

Struktur kepemimpinan ISIS. (washingtonpost.com)

Perjalanan jatuh bangun ISIS

Pada Desember 2017, Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki mengumumkan kemenangan atas ISIS setelah kelompok bersenjata ini kehilangan 95 persen wilayah kekuasannya, termasuk Mosul di Irak dan Raqqah di Suriah.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Kurdi tidak akan adili keluarga jihadis ISIS asing

"Yang akan diadili hanya jihadis lelaki dan sebagian kecil perempuan. Jumlah mereka seribuan orang," kata Robin Fleming.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Indonesia tidak akan pulangkan warganya menjadi anggota ISIS di Suriah

Terdapat 689 warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak berdasarkan data CIA.





comments powered by Disqus