kabar

Arab Saudi larang hewan ternak dari negara tetangga cari makan di wilayahnya

Larangan itu berlaku lima tahun mulai 11 September lalu.

18 September 2018 21:37

Kementerian Lingkungan, Air, dan Pertanian Arab Saudi memberlakukan larangan selama lima tahun bagi petani dari negara-negara Arab Teluk lainnya membawa hewan ternak mereka ke wilayah Saudi buat mencari makan.

Larangan itu berlaku mulai 11 September lalu. Kebijakan ini bertujuan melindungi sumber daya alam di negara Kabah itu.

Kementerian Lingkungan Arab Saudi menyebutkan larangan ini bakal menyelamatkan lebih dari delapan juta kubik air tanah. Kabinet Arab Saudi sebelumnya memutuskan melarang pengambilan rumput buat makan ternak, berlaku mulai 10 Oktober mendatang.

Pada musim 2015/2016, Arab Saudi menghentikan program penanaman gandum sebagai langkah untuk memelihara cadangan air tanah.

Larangan bagi hewan ternak dari negara tetangga mencari makan di wilayah Arab Saudi kemungkinan besar akan berdampak kepada para petani dari Kuwait dan Uni Emirat Arab, setelah perbatasan darat Saudi dengan Qatar ditutup sejak Juni tahun lalu.

Maret lalu, ribuan unta asal Qatar dipulangkan dari Arab Saudi melalui Kuwait, gegara terjebak di wilayah Saudi akibat penutupan perbatasan kedua negara.

Arab Saudi telah menyetujui anggaran sebesar US$ 245 miliar untuk menyokong program di sektor lingkungan, air, dan pertanian.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

Kamp Al-Haul di Provinsi Hasakah, utara Suriah. (CNN)

300 keluarga anggota ISIS asal Indonesia masih berada di kamp Kurdi

Seratus kombatan ISIS kabur dari kamp Al-Haul.

Tank M60-A1. (YouTube)

Turki pakai tank hasil modifikasi Israel buat invasi Suriah

Turki menjadi salah satu pelanggan terbesar persenjataan Israel.

Muhammad Botachbaqut alias Abu Yusuf al-Belgiki bersama Yasin Cheikhki alias Abu Talha al-Belgiki, dua anggota ISIS kabur dari tahanan pasukan Kurdi di Ain Isa, utara Suriah. (Rojava Information Center)

Dua anggota ISIS kabur dari tahanan setelah Turki gempur Ain Isa

Erdogan kemarin memutuskan menghentikan invasi ke Suriah selama lima hari.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

19 Oktober 2019

TERSOHOR