kabar

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

25 September 2018 09:21

Kantor berita Amaq

milik milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mengunggah sebuah rekaman video berisi percakapan tiga pelaku serangan terhadap parade militer di Kota Ahvaz, barat daya Iran, Sabtu pekan lalu.  

Seorang lelaki memakai topi berlogo Garda Revolusi Iran membahas rencana serangan itu dalam bahasa Farsi. "Kami adalah muslim, mereka (penganut Syiah) adalah kafir," katanya. "Kami bakal menghancurkan mereka dengan serangan hebat dan bergerilya, insya Allah."

Empat pelaku menembaki para penonton sedang menyaksikan pawai militer. Parade ini digelar untuk memperingati 38 tahun permulaan Perang Iran-Irak, berlangsung selama 1980-1988. Insiden itu menewaskan paling sedikit 25 orang dan melukai 60 lainnya.

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Iran menuding penyerang dilatih oleh dua negara Arab Teluk dan terkait dengan Amerika Serikat serta Israel. "Mereka bukan dari dari Dais (ISIS) atau kelompok memerangi Iran tapi mereka terkait dengan Amerika dan Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel)," ujar juru bicara militer Iran brigadir Jenderal AbulFazl Shekarchi.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Jenderal Ghodratullah Mansuri dari Iran tewas tertembak saat membersihkan pistolnya. (Twitter)

Jenderal Iran tewas tertembak saat bersihkan pistol

Mansuri terlibat dalam perang melawan ISIS.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

Kelompok bersenjata serang parade militer Iran, 25 orang tewas

Pada 7 Juni tahun lalu, ISIS mengklaim serangan terhadap gedung parlemen dan makam Imam Khomeini, menewaskan 18 orang dan mencederai lebih dari 50 lainnya.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.





comments powered by Disqus