kabar

KBRI Riyadh sebut izin tinggal Habib Rizieq di Arab Saudi sudah habis

Sejak 21 Juli 2018, Habib Rizieq sudah tidak mempunyai izin tinggal di Arab Saudi," kata Agus Maftuh.

28 September 2018 11:11

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, menyatakan izin tinggal dimiliki Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab sudah habis.

Dalam keterangan tertulis diterima Albalad.co hari ini, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan berdasarkan penelusuran KBRI Riyadh, visa dipakai Habib Rizieq telah melewati batas waktu ditentukan. Selama di negara Kabah itu, dia memakai visa kunjungan bisnis bernomor 603723XXXX.

Visa Habib Rizieq itu berlaku setahun dan bersifat bolak balik dengan izin tinggal 90 hari saban kali masuk ke Arab Saudi. Agus Maftuh menambahkan visa itu sudah habis masa berlakunya pada 9 Mei lalu dan diperpanjang dengan visa bernomor 603724XXXX hingga 20 Juli 2018.

Menurut Agus Maftuh, untuk memperpanjang visa, Habib Rizieq harus keluar lebih dulu dari Arab Saudi. "Karena keberadaan Habib Rizieq sampai hari ini masih berada di Arab Saudi, maka sejak 21 Juli 2018, Habib Rizieq sudah tidak mempunyai izin tinggal di Arab Saudi," katanya.

Dia menekankan KBRI Riyadh tidak pernah menerima nota dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Kepolisian Republik Indonesia jenderal Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, atau pejabat Indonesia lainnya terkait keberadaan Habib Rizieq di negeri Dua Kota Suci itu.

Agus Maftuh menegaskan pula pihaknya juga belum pernah menerima nota diplomatik dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengenai pencegahan Habib Rizeiq ke luar negeri.

Dia menekankan KBRI Riyadh siap memberikan perlindungan dan pendampingan kalau habib Rizieq terbelit persoalan hukum di Arab Saudi. "KBRI akan selalu menghadirkan negara guna melindungi seluruh warga negara Indonesia di Arab Saudi," ujarnya.

Beberapa pekan belakangan muncul selentingan Arab Saudi mencegah Habieb Rizieq keluar dari negara Kabah itu. Dia sejak tahun lalu menetap di Kota Makkah.  

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.

Peta baru Timur Tengah versi Amerika Serikat, menunjukkan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel. (Screenshot)

Amerika terbitkan peta baru memasukkan Golan sebagai wilayah Israel

Peta baru Timur Tengah versi Amerika itu tetap menunjukkan Tepi Barat sebagai wilayah jajahan Israel.

Tal Dvir, ketua tim peneliti dari Universitas Tel Aviv (Israel), menunjukkan jantung manusia dibikin menggunakan mesin cetak tiga dimesni (3D). Ini jantung pertama di dunia dibuat menggunakan jaringan otot dan pembuluh darah manusia. (medicalxpress.com)

Ilmuwan Israel bikin jantung manusia pakai mesin cetak 3D

Sebelumnya pernah dibuat sebuah jantung manusia menggunakan mesin cetak 3D tapi tanpa sel atau pembuluh darah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

19 April 2019

TERSOHOR