kabar

Amerika tutup konsulatnya di Basrah

Penutupan bersifat sementara.

30 September 2018 08:45

Demi alasan keamanan, Amerika Serikat menutup kantor konsulat jenderalnya di Kota basrah, selatan Irak.

Kebijakan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika dan Iran. Washington bakal memberlakukan sanksi ekonomi terhadap negara Mullah itu mulai November mendatang.

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo bilang penutupan itu bersifat sementara. Dia menambahkan Iran bertanggung jawab atas segala serangan menyasar warga ddan fasilitas diplomatik Amerika di Irak.

Penutupan kantor Konsulat Amerika di Basrah dilakukan setelah bulan ini terjadi serangan roket dekat Bandar Udara Basrah awal bulan ini. Pompeo menyebut roket itu ditujukan ke kantor Konsulat Amerika.

"Saya tegaskan Iran mesti memahami Amerika akan membalas secara keras dan tepat atas segala serangan semacam itu," kata Pompeo melalui keterangan tertulis.

Departemen Luar Negeri Amerika sudah mengevakuasi para staf diplomatik dan keluragnya dari Basrah.

Kementerian Luar Negeri Irak menyesalkan penutupan kantor Konsulat Amerika itu.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

CEO The Eviation Alice Omer Bar-Yohay memperkenalkan pesawat bertenaga listrik pertama di dunia dalam pameran dirgantara paris Air Show pada 19 Juni 2019. (Screenshot YouTube)

Perusahaan Israel bikin pesawat bertenaga listrik pertama di dunia

Pesawat ini berkapasitas sembilan penumpang dan dua kru dengan daya jelajah maksimal seribu kilometer.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump perintahkan serang Iran tapi dibatalkan tiba-tiba

Penyerbuan sudah berjalan di tahap awal. Jet-jet tempur telah terbang menuju target dan kapal-kapal perang sudah dalam keadaan siaga. Tapi belum ada peluru kendali ditembakkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus