kabar

Mantan ratu kecantikan Irak diancam dibunuh

Ancaman itu datang dua hari setelah tewasnya model Tara Faris di Baghdad.

02 Oktober 2018 06:11

Dua hari setelah tewasnya model Tara Faris, mantan ratu kecantikan Irak Syima Qasim Sabtu pekan lalu mendapat ancaman pembunuhan.

Dengan berurai mata, Syima memberitahu ancaman pembunuhan terhadap dirinya itu kepada hampir tiga juta pengikutnya di Instagram melalui rekaman video secara langsung. "Seseorang mengirim pesan kepada saya, kamu target selanjutnya," kata Miss Iraq 2015 ini.

Tara tewas ditembak tiga peluru saat sedang menyetir Porcshe putih miliknya di Ibu Kota Baghdad pada Kamis pekan lalu. Pelaku adalah dua orang bersenjata mengendarai sebuah sepeda motor.

Pembunuhan terhadap Tara ini terjadi dua hari setelah perempuan menjadi aktivis hak asasi manusia Suad al-Ali terbunuh di Kota basrah, selatan Irak.  

Pihak berwenang masih belum menemukan pelaku atau mengetahui motif dari pembunuhan berantai ini. Perdana Menteri Irak haidar al-Abadi menduga ini pembunuhan berencana dan targetnya tidak serampangan.

Belum diketahui apakah setelah mendapat ancaman, Syima akan meninggalkan Irak atau tetap tinggal di Kirkuk, utara Irak.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran naik jadi 18 orang

Versi pemerintah hari ini naik menjadi delapan orang mengembuskan napas terakhir.

Kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kuwait akan evakuasi 700 warganya dari Iran

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

Seorang gadis di Kota Makkah bernyanyi rap di sebuah kedai kopi. Rekaman videonya menuai kritikan dan kecaman. (Screengrab)

Gadis Makkah bernyanyi rap hebohkan Arab Saudi

Banyak orang menilai rekaman video lagu rap itu menistakan status Makkah sebagai kota suci dan tidak menunjukkan kepribadian gadis Makkah.





comments powered by Disqus