kabar

Kemlu Israel tidak bantah soal adanya pertemuan Netanyahu dan Jusuf Kalla

Pertemuan berlangsung Sabtu pekan lalu di New York.

02 Oktober 2018 18:25

Kementerian Luar Negeri Israel tidak membantah soal adanya pertemuan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

"Saya tidak membantah tentang adanya pertemuan antara kedua pemimpin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon saat dihubungi Albalad.co melalui WhatsApp hari ini. "Tapi saya tidak dapat menjelaskan secara rinci karena segala hal berkaitan Israel-Indonesia sangat sensitif."

Sumber Albalad.co mengetahui pertemuan rahasia itu mengungkapkan pertemuan antara Netanyahu dan Kalla berlangsung di Kota New York, Amerika Serikat, Sabtu pekan lalu waktu setempat. 

Kedua tokoh ini memang berada di New York menghadiri dan berpidato di sidang tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

Dia menambahkan pertemuan tersebut dibocorkan oleh Menteri Komunikasi Israel Ayub Kara kepada wartawan radio militer Israel. Padahal pihak Indonesia sudah meminta agar pertemuan rahasia ini tidak sampai bocor.

Menurut dia, Netanyahu marah besar karena Ayub Kara tidak bisa menjaga rahasia itu. 

 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu telepon video dengan narablog Arab Saudi

Saud awal bulan ini kedatangan dua tamunya asal Israel dan menginap di kediamannya di Ibu Kota Riyadh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Lior Hayat. (Lior Hayat buat Albalad.co)

Indonesia dan Israel sama-sama rugi kalau tidak bina hubungan resmi

Negara Zionis itu tidak memiliki ganjalan buat menjalin hubungan resmi dengan Indonesia.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Al-Arabiya)

Netanyahu gagal bentuk pemerintahan

Gantz memiliki 28 hari buat membangun sebuah kabinet koalisi. Kalau gagal, maka Israel tahun ini bakal menggelar pemilihan umum ketiga.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Presiden Israel tugaskan Netanyahu bentuk kabinet

Kalau Netanyahu gagal membentuk kabinet seperti terjadi setelah pemilihan umum April lalu, Rivlin bisa memberikan mandat kepada Gantz atau anggota Likud lainnya. Dia juga dapat meminta Knesset memilih seorang calon perdana menteri dengan sokongan 61 anggota dalam waktu 21 hari.





comments powered by Disqus