kabar

Wartawan pengkritik Arab Saudi tewas disiksa di Konsulat Saudi di Istanbul

Polisi Turki bilang kebiadaban itu direkam untuk membuktikan misi berhasil dilaksanakan.

07 Oktober 2018 15:48

Kepolisian Istanbul menduga Jamal Khashoggi, wartawan sekaligus pengkritik Arab Saudi, tewas disiksa di dalam kompleks Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki.

Khashoggi dinyatakan hilang Selasa lalu setelah masuk ke dalam Konsulat Saudi di Istanbul. Lelaki Arab Saudi mengasingkan diri ke Washington DC tahun lalu ini ke sana ditemani tunangannya untuk mengurus sejumlah dokumen diperlukan untuk menikah lagi.

Seorang polisi senior Turki bilang kepada Middle East Eye, Khashoggi disiksa secara brutal, dibunuh, dan dimutilasi di dalam Konsulat Saudi. "Kebiadaban itu direkam semuanya untuk membuktikan misi telah berhasil dilaksanakan," katanya. "Rekaman video itu telah dibawa keluar Turki."

Polisi mengungkapkan 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat, datang ke Istanbul dengan dua jet pribadi Selasa lalu. Mereka berada dalam Konsulat saudi bersamaan waktunya dengan kedatangan Khashoggi. Mereka mrninggalkan konsulat hari itu juga.

Seorang sumber keamanan mengatakan tas-tas diplomatik mereka tidak dapat dibuka. Namun intelijen Turki percaya mayat Khashoggi tidak ada di mereka.

"Konsulat (Saudi) dikelilingi kamera pengintai. Tidak ada bukti Khashoggi sudah keluar dari sana (setelah masuk Selasa lalu)," ujar seorang polisi Turki.

Seorang pejabat Konsulat Saudi di Istanbul membantah laporan menyebutkan Khashoggi sudah dibunuh, seperti dilansir surat kabar Okaz.




Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman pantau misi pembunuhan Khashoggi

Pangeran Muhammad bin Salman mengirim sebelas pesan kepada penasihatnya, Saud al-Qahtani, beberapa jam sebelum dan setelah Khashoggi dilenyapkan.

Wartawan pengkritik Arab Saudi Jamal Khashoggi. (Twitter)

Anak Raja Salman minta dibawakan potongan jemari Khashoggi

Tim pembunuh Khashoggi beranggotakan 15 personel keamanan dan intelijen Arab Saudi itu mendapat bayaran antara dua hingga lima juta riyal





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

11 Desember 2018

TERSOHOR