kabar

Pendiri gerakan gulingkan Bani Saud tidak takut bernasib seperti Khashoggi

Dia menargetkan bisa menggulingkan rezim Bani Saud dalam setahun ke depan.

10 Oktober 2018 13:05

Pendiri gerakan gulingkan Bani Saud, Marzuq Masyaan al-Utaibi, mengaku tidak khawatir bakal bernasib seperti Jamal Khashoggi, wartawan pengkritik rezim di Arab Saudi.

Lelaki Saudi itu hilang secara misterius setelah Selasa pekan lalu memasuki kantor Konsulat Saudi Kota Istanbul, Turki. Hasil sementara penyelidikan kepolisian Turki menyebutkan Khashoggi dibunuh dalam Konsulat Saudi.

"Saya tidak takut," kata Marzuq kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini. "Mestinya rezim Bani Saud itu cemas karena melukai orang lain di luar negeri."

Dia mengaku belum mendapat ancaman pembunuhan meski secara terbuka menyatakan bermusuhan dengan rezim Bani Saud. 

Marzuq pada akhir bulan lalu mengumumkan berdirinya Gerakan Mobilisasi Nasional di Ibu Kota Paris, Prancis. Dia menargetkan bisa menggulingkan rezim Bani Saud dalam setahun ke depan. 

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.





comments powered by Disqus