kabar

Rombongan 15 warga Saudi terbang ke Istanbul di hari Khashoggi hilang

Polisi Turki meyakini Khashoggi dibunuh dalam kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

10 Oktober 2018 22:41

Rombongan 15 warga negara Arab Saudi terbang ke Kota Istanbul, Turki, Selasa pekan lalu, bertepatan dengan kehadiran Jamal Khashoggi berkunjung ke Konsulat Saudi.

Sumber keamanan Turki menyebutkan 15 warga negara Kabah itu datang ke Istanbul menggunakan dua pesawat jet pribadi Gulf Stream IV bernomor HZ SK1 dan HZ SK2. Kedua jet pribadi ini mendarat di Istanbul pada 2 Oktober pukul tiga dini hari.

Dia mengungkapkan 15 warga Saudi itu adalah Misyaal Saad al-Bustani, Salah Muhammad A. Tubaigi, Naif Hasan S. al-Arifi, Muhammad Saad H. az-Zahrani, Mansur Usman M. Abahusain, Halid Aidh G. at-Taibi, Abdul Aziz Muhammad al-Hausawi, Walid Abdullah as-Sihri, Turki Musarraf as-Sihri, Thaar Ghalib al-Harbi, Mahir Abdul Aziz Mutrib, Fahad Syabib al-Balawi, Badr Lafi al-Utaibi, Mustafa Muhammad al-Madani, dan Saif Saad al-Qahtani.

Sumber itu mengungkapkan 15 warga Saudi ini juga berada di dalam Konsulat Saudi saat Khashoggi masuk ke sana. Dari rekaman CCTV terlihat keluar sebuah minibus diikuti satu Mercedes Benz dari kantor Konsulat Saudi.

Khashoggi dinyatakan hilang karena tidak muncul lagi setelah Selasa pekan lalu memasuki kantor Konsulat Saudi di Istanbul. Wartawan pengkritik rezim di Arab Saudi ini datang ke sana untuk mengurus dokumen buat menikah dengan tunangannya, perempuan Turki.   

Hasil sementara penyelidikan Kepolisian Turki menyebutkan lelaki Arab Saudi itu dibunuh dalam Konsulat Saudi. Namun Riyahd membantah hal ini.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman pantau misi pembunuhan Khashoggi

Pangeran Muhammad bin Salman mengirim sebelas pesan kepada penasihatnya, Saud al-Qahtani, beberapa jam sebelum dan setelah Khashoggi dilenyapkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Politikus Tunisia tawarkan suaka bagi putera mahkota Saudi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bilang pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi adalah otritas tertinggi di Arab Saudi, Raja Salman atau Bin Salman.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

11 Desember 2018

TERSOHOR