kabar

Jamal Khashoggi dikabarkan ditahan di Riyadh

Dia diterbangkan menggunakan jet pribadi ke Riyadh.

11 Oktober 2018 09:20

Tidak seperti hasil penyelidikan Kepolisian Turki, seorang sumber dekat dengan keluarga kerajaan Arab Saudi, mengungkapkan Jamal Khashoggi masih hidup dan kini ditahan di Ibu Kota Riyadh.

Sumber itu bilang kepada Daily Mail, Selasa pekan lalu, Khashoggi dibawa dengan sebuah mobil Mercedes hitam S-500 diikuti sebuah minibus putih berisi empat pejabat Arab Saudi menuju bandar udara Istanbul. Dari sana, dia diterbangkan menggunakan sebuah jet pribadi ke Dubai, Uni Emirat Arab, kemudian berlanjut ke Riyadh.

Catatan penerbangan menunjukkan sebuah Gulf Stream IV bernomor ekor HZ-SK2 mendarat di Istanbul pada Selasa pekan lalu pukul tiga dini hari. Di hari itu pula Khashoggi, pengkritik rezim Bani Saud, hilang secara misterius setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.

"Khashoggi dibawa dan ditahan di Riyadh," kata sumber itu. "Dia masih hidup."

Sedangkan hasil investigasi polisi Turki menyebutkan lelaki Arab Saudi ini telah dibunuh dalam Konsulat Saudi. Khashoggi datang ke kantor konsulat untuk mengurus dokumen diperlukan buat menikah lagi.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman pantau misi pembunuhan Khashoggi

Pangeran Muhammad bin Salman mengirim sebelas pesan kepada penasihatnya, Saud al-Qahtani, beberapa jam sebelum dan setelah Khashoggi dilenyapkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Politikus Tunisia tawarkan suaka bagi putera mahkota Saudi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bilang pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi adalah otritas tertinggi di Arab Saudi, Raja Salman atau Bin Salman.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

11 Desember 2018

TERSOHOR