kabar

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

21 Oktober 2018 21:27

Pangeran pembangkang asal Arab Saudi, Khalid bin Farhan, mendesak Raja Salman bin Abdul Aziz untuk turun takhta. Tuntutan ini dia sampaikan setelah pembunuhan terhadap wartawan Jamal Khashoggi dalam kantor Konsulat Saudi telah memicu kemarahan internasional.

Menurut Pangeran Khalid, adik kandung dari Raja Salman, Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz, merupakan calon penguasa selanjutnya cocok ketimbang Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

"Adik Anda Ahmad bin Abdul Aziz bertika tinggi. Bukan hanya Anda, semua orang dalam keluarga kerajaan dan rakyat Saudi mengetahui hal itu," katapangeran menetap di Jerman ini dalam wawancara khusus dengan DW TV. "Kalau Anda masih bijaksana, sebaiknya Anda turun takhta dan memberikan mahkota kepada Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz."

Pangeran Ahmad adalah putra ke-31 dari Raja Abdul Aziz, pendiri Arab Saudi. Dia merupakan anak bungsu Raja Abdul Aziz dan Hussa binti Ahmad as-Sudairi.

Dia menjabat wakil menteri dalam negeri Arab Saudi pada 1975-2012 dan dia salah satu anak Raja Abdul Aziz paling berpengaruh. Dia merupakan kandidat raja paling dijagokan sehingga mengancam posisi Pangeran Muhammad bin Salman berambisi buat naik takhta.

Terkait pembunuhan Khashoggi, Pangeran Farhan menegaskan perintah itu datang langsung dari Raja Salman. "Raja Salman sekarang ini sekadar simbol. Perintah pembunuhan itu pasti dikeluarkan oleh Putera Mahkota Muhammad bin Salman," ujarnya.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kudeta ancam Arab Saudi

"Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan kudeta terhadap raja dan putera mahkota," kata Pangeran Khalid.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencium tangan abang tirinya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz saat datang menjenguk di Rumah Sakit Raja Faisal, Riyadh, November 2017. (Sabq)

Raja Salman bela anaknya meski tangkapi ulama

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi sudah menahan lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi semena-mena tanpa proses peradilan.





comments powered by Disqus