kabar

Arab Saudi siksa wartawan dalam penjara hingga tewas

Turki bin Abdul Aziz al-Jasir ditangkap Maret lalu karena membongkar pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia dilakukan oleh pemerintah dan keluarga kerajaan.

06 November 2018 05:13

Wartawan sekaligus penulis Arab Saudi Turki bin Abdul Aziz al-Jasir tewas dalam penjara akibat disiksa, seperti dilansir the New Khaleej Ahad lalu.

Mengutip sejumlah sumber hak asasi mausia, Al-Jasir ditangkap Maret lalu dengan tuduhan dia merupakan pengelola akun Twitter Kashkool. Akun ini membongkar pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia dilakukan oleh pemerintah dan keluarga kerajaan Arab Saudi.

Sumber-sumber itu mengungkapkan pihak berwenang berhasil mengenali Al-Jasir sebagai pengelola Kashkool menggunakan aplikasi penyadap di kantoor Twitter di Dubai, Uni Emirat Arab.

Aplikasi-aplikasi penyadap itu bagian dari the Saudi Cyber Army bikinan Saud al-Qahtani, mantan penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Al-Qahtani diberhentikan karena diduga terlibat dalam pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi di kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki, awal bulan lalu.  

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain kembalikan status kewarganegaraan 551 warganya

Dalam pengadilan massal pekan lalu, 138 orang diputus kehilangan kewarganegaraannya.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.

Peta baru Timur Tengah versi Amerika Serikat, menunjukkan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel. (Screenshot)

Amerika terbitkan peta baru memasukkan Golan sebagai wilayah Israel

Peta baru Timur Tengah versi Amerika itu tetap menunjukkan Tepi Barat sebagai wilayah jajahan Israel.





comments powered by Disqus