kabar

Arab Saudi siksa wartawan dalam penjara hingga tewas

Turki bin Abdul Aziz al-Jasir ditangkap Maret lalu karena membongkar pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia dilakukan oleh pemerintah dan keluarga kerajaan.

06 November 2018 05:13

Wartawan sekaligus penulis Arab Saudi Turki bin Abdul Aziz al-Jasir tewas dalam penjara akibat disiksa, seperti dilansir the New Khaleej Ahad lalu.

Mengutip sejumlah sumber hak asasi mausia, Al-Jasir ditangkap Maret lalu dengan tuduhan dia merupakan pengelola akun Twitter Kashkool. Akun ini membongkar pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia dilakukan oleh pemerintah dan keluarga kerajaan Arab Saudi.

Sumber-sumber itu mengungkapkan pihak berwenang berhasil mengenali Al-Jasir sebagai pengelola Kashkool menggunakan aplikasi penyadap di kantoor Twitter di Dubai, Uni Emirat Arab.

Aplikasi-aplikasi penyadap itu bagian dari the Saudi Cyber Army bikinan Saud al-Qahtani, mantan penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Al-Qahtani diberhentikan karena diduga terlibat dalam pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi di kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki, awal bulan lalu.  

Ahmad az-Zuabi, 14 tahun, bocah pengungsi asal Suriah, tewas terjatuh karena dikejar polisi di Beirut. Dia dituduh mencuri. (Al-Arabiya)

Bocah pengungsi Suriah tewas terjatuh karena dikejar polisi Libanon

Ahmad dituduh maling tapi tidak ada penjelasan barang apa, di mana, dan kapan dia mencuri.

Sopir ambulans sedang memberi makan kucing liar di Kota Aleppo, Suriah. (Ilustrasi/World Bulletin)

Wali kota Yerusalem alokasikan US$ 27 ribu setahun buat kasih makan kucing liar

Pemerintah kota akan membangun sejumlah tempat makan bagi kucing jalanan.

Ulama Arab Saudi Syekh Ahmad al-Amari. (Twitter)

Ulama Arab Saudi meninggal karena disiksa dalam penjara

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjabat putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi getol menangkapi para pembangkang.

Revolusi di Sudan menuntut Presiden Umar al-Basyir mundur meletup sejak 19 Desember 2018. (Twitter)

Khartum izinkan pesawat Israel membawa Netanyahu lintasi Sudan Selatan

Israel memang bersahabat dengan Sudan Selatan, namun wilayah udaranya masih di bawah kontrol Sudan, tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.





comments powered by Disqus