kabar

Arab Saudi akan bayar kompensasi kepada keluarga dan tunangan Khashoggi

Sampai sekarang, Arab Saudi mengaku tidak mengetahui di mana mayat Khashoggi.

07 November 2018 05:27

Seorang pejabat Turki mengungkapkan pemerintah Arab Saudi akan membayar kompensasi kepada anak-anak mendiang wartawan Jamal Khashoggi dan tunangannya, Hatice Cengiz.

Kepada Al-Jazeera kemarin, pejabat itu bilang sesuai syariat Islam, pelaku harus membayar diya atau uang darah terhadap korban pembunuhan.

Dalam wawancara dengan CNN pekan lalu, Salah dan Abdullah Khashoggi, meminta kepada pemerintah Arab Saudi untuk mengembalikan jenazah ayahnya untuk dimakamkan di kota kelahirannya, Madinah.

Namun sampai sekarang, Arab Saudi mengaku tidak mengetahui di mana mayat Khashoggi.

Kepala Kejaksaan Istanbul Irfan Fidan menyatakan Khashoggi tewas dicekik segera setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki, awal bulan lalu. Mayanta kemudian dimutilasi dan dimasukkan ke dalam lima koper.

Yasin Aktay, penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sekaligus sahabat Khashoggi, meyakini potongan-potngan tubuh Khashoggi itu telah dihancurkan menggunakan cairan asam.

Arab Saudi mendapat tekanan internasional lantaran diduga kuat Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. Alasannya, tujuh dari 15 anggota tim pembunuh merupakan pengawalnya.  

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman pantau misi pembunuhan Khashoggi

Pangeran Muhammad bin Salman mengirim sebelas pesan kepada penasihatnya, Saud al-Qahtani, beberapa jam sebelum dan setelah Khashoggi dilenyapkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Politikus Tunisia tawarkan suaka bagi putera mahkota Saudi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bilang pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi adalah otritas tertinggi di Arab Saudi, Raja Salman atau Bin Salman.





comments powered by Disqus