kabar

Snowden sebut Arab Saudi pakai aplikasi mata-mata bikinan Israel buat lacak Khashoggi

Pegasus ditanam dalam telepon seluler Umar Abdul Aziz, salah satu pembangkang Saudi tinggal di Kanada dan merupakan kawan dari Khashoggi.

08 November 2018 06:05

Edward Snowden Selasa lalu mengklaim Arab Saudi memakai aplikasi mata-mata bikinan Israel buat melacak wartawan Jamal Khashoggi, dibunuh awal bulan lalu dalam kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki.

Snowden, mantan karyawan NSA (Badan Keamanan Nasional) Amerika Serikat, menjadi sorotan luas dunia setelah membocorkan dokumen rahasia NSA ke media pada 2013. Dia kemudian mendapat suaka di Rusia.

Snowden berbicara melalui video jarak jauh dari Moskow dalam sebuah konferensi digelar di Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

Penggunaan aplikasi Pegasus - buatan NSO, perusahaan Israel berbasis di Tel Aviv - oleh Arab Saudi pertama kali dilaporkan pada Oktober tahun lalu oleh lembaga riset Citizen Lab dari Kanada. Laporan ini menyebutkan Pegasus ditanam dalam telepon seluler Umar Abdul Aziz, salah satu pembangkang Saudi tinggal di Kanada dan merupakan kawan dari Khashoggi.

Umar bilang dirinya biasa berbicara melalui telepon mengenai situasi politik di Arab Saudi dan rencana-rencana bersama dengan Khashoggi. Dia memgakui waktu itu dirinya merasa telepon selulernya tengah disadap.

Snowden menekankan dalang dan pembunuh Khashoggi memang mengetahhui sasaran akan datang ke Konsulat Saudi lantaran sudah memiliki janji. "Tapi bagaimana mereka mengetahui rencana dan tujuannya, bagaimana mereka memutuskan dia adalah orang perlu dihabisi?"

Karena itulah, lanjut dia, Arab Saudi perlu memasang aplikasi mata-mata ke telepon seluler kepunyaan Umar.

Aplikasi Pegasus ini dikirim melalui pesan singkat. Ketika diklik, maka telepon seluler itu langsung dikuasai. Pengendali Pegasus bisa mengakses daftar kontak, gambar, video, surat elektronik, kalender, dan semua aplikasi dalam telepon sasaran. Aplikasi ini juga bisa mnerekam pembicaraan dan memotret orang diajak bicara.

Arab Saudi mengirim tim pembunuh beranggotakan 15 personel keamanan dan intelijen untuk menghabisi Khashoggi di Istanbul, termasuk tujuh pengawal Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Menurut Kepala Kejaksaan Istanbul Irfan Fidan, Khashoggi dicekik hingga tewas segera setelah memasuki gedung Konsulat Arab Saudi. Mayatnya kemudian dimutilasi menjadi 15 bagian dan dimasukkan ke dalam lima koper.  

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus