kabar

Mayat Khashoggi dihancurkan pakai bahan kimia

Tim penyelidik telah menemukan jejak zat asam di kediaman Konsul Jenderal Arab Saudi Muhammad al-Utaibi dan di saluran pembuangan air rumahnya.

08 November 2018 21:46

Keinginan Salah dan Abdullah untuk mengubur jenazah ayah mereka, Jamal Khashoggi, di Kota Madinah, Arab Saudi, kemungkinan besar tidak dapat terpenuhi. Sebab potongan -potongan tubuh lelaki 60 tahun itu tidak tersisa karena telah dihancurkan menggunakan zat kimia.

Seorang pejabat di kantor Kejaksaan Istanbul, Turki, hari ini mengungkapkan kepada Al-Jazeera, tim penyelidik telah menemukan jejak zat asam di kediaman Konsul Jenderal Arab Saudi Muhammad al-Utaibi dan di saluran pembuangan air rumahnya.

Dia menambahkan jejak asam hidrofluorik dan zat-zat kimia lainnya juga ditemukan dalam sampel diberikan pihak berwenang Arab Saudi. "Tim pembunuh menghancurkan potongan-potongan badan korban di sebuah ruangan dalam rumah konsul jenderal," katanya.

Yasin Aktay, penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sekaligus kawan Khashoggi, pernah bilang mayat korban telah dihancurkan dengan zat asam.  

Khashoggi tewas dibunuh awal bulan lalu setelah memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Kepala Kejaksaan Istanbul Irfan Fidan mengatakan korban langsung dicekik hingga tewas dan mayatnya kemudian dimutilasi. Potongan-potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam lima koper dan dibawa ke rumah konsul jenderal Arab Saudi, berjarak sekitar 200 meter dari gedung konsulat.

Tim pembunuh beranggotakan 15 personel keamanan dan intelijen, termasuk tujuh pengawal Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, ini dikirim dari Riyadh. Erdogan menyebut perintah untuk menghabisi Khashoggi berasal dari otoritas tertinggi di Arab Saudi.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Rekaman suara isyaratkan pembunuhan Khashoggi atas perintah anak Raja Salman

Mutrib merupakan pemimpin dari tim pembunuh beranggotakan 15 personel keamanan dan intelijen, termasuk tujuh pengawal Pangeran Muhammad bin Salman.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Arab Saudi akan bayar kompensasi kepada keluarga dan tunangan Khashoggi

Sampai sekarang, Arab Saudi mengaku tidak mengetahui di mana mayat Khashoggi.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid yakin anak Raja Salman tidak terlibat pembunuhan Khashoggi

Pangeran Al-Walid dibebaskan dari tahanan akhir Januari tahun ini setelah bersedia menyerahkan sebagian hartanya.





comments powered by Disqus