kabar

Mesir penjarakan anak berumur enam tahun

Muhammad didakwa menyerang polisi pada Oktober tahun lalu.

11 November 2018 15:58

Sebuah pengadilan Mesir menjatuhkan vonis setengah tahun penjara terhadap Muhammad, enam tahun. Dia didakwa menyerang polisi saat berupaya menangkap satu buronan Oktober tahun lalu.

Sidang vonis berlangsung secara in absentia atau tidak dihadiri 29 terdakwa. Dari semua terdakwa, hanya sepuluh divonis terbukti bersalah, termasuk Muhammad.

Abu al-Hasan Sabri sangat kaget ketika menerima telepon di rumahnya di Aswan, berjarak sekitar 650 kilometer dari Ibu Kota Kairo, dan diberitahu putranya itu dihukum penjara enam bulan. Kepada surat kabar Al-Quds al-Arabi, dia mengira penelepon sedang bercanda, namunĀ  setelah dijelaskan dia langsung syok dan berteriak histeris.

Kasus membelit Muhammad, enam tahun, bermula ketika polisi berupaya membekuk seorang buronan. Mereka menuding 29 orang, termasuk Muhammad, menyerang mereka dalam insiden itu.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

CEO The Eviation Alice Omer Bar-Yohay memperkenalkan pesawat bertenaga listrik pertama di dunia dalam pameran dirgantara paris Air Show pada 19 Juni 2019. (Screenshot YouTube)

Perusahaan Israel bikin pesawat bertenaga listrik pertama di dunia

Pesawat ini berkapasitas sembilan penumpang dan dua kru dengan daya jelajah maksimal seribu kilometer.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump perintahkan serang Iran tapi dibatalkan tiba-tiba

Penyerbuan sudah berjalan di tahap awal. Jet-jet tempur telah terbang menuju target dan kapal-kapal perang sudah dalam keadaan siaga. Tapi belum ada peluru kendali ditembakkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus