kabar

Tunisia tunjuk pengusaha Yahudi jadi menteri pariwisata

Rene Trabelsi menjadi orang Yahudi ketiga masuk dalam pemerintahan sejak Tunisia merdeka pada 1956.

14 November 2018 04:55

Parlemen Tunisia Senin lalu menyetujui perombakan kabinet dilakukan oleh Perdana Menteri Yusuf Syahid, berlangsung di tengah krisis politik dan ekonomi membekap negara Afrika Utara itu.

Dari sepuluh menteri baru, salah satunya adalah Rene Trabelsi, pengusaha Yahudi diangkat menjadi menteri pariwisata.

Trabelsi, 56 tahun, adalah orang Yahudi ketiga menjabat dalam pemerintahan Tunisia sejak negara ini merdeka pada 1956. Albert Bessis merupakan orang Yahudi pertema masuk dalam kabinet pada 1955. Kemudian Andre Barouch bekerja dalam pemerintahan Presiden Habib Burquibah pada 1956.

Trabelsi dibesarkan di Pulau Jarba, pusat komunitas Yahudi Tunisia saban tahun dikunjungi ribuan pelancong asing. Di sana terdapat Sinagoge Al-Ghuraba tertua di Afrika.

Ayahnya, Perez Trabelsi, adalah pemimpin komunitas Yahudi di Jarba sejak 1985 dan mengepalai Sinagoge Al-Ghuraba.

Setelah menyelesaikan kuliah manajemen di Prancis, Rene Trabelsi, mendirikan biro perjalanan wisata Royal First Travel, kini menangani sekitar 300 ribu pelancong asing, kebanyakan dari Prancis ke Tunisia.

Jumlah orang Yahudi di Tunisia anjlok dari sekitar seratus ribu jiwa sebelum negara itu merdeka dari Prancis menjadi sekitar 1.500 saat ini.

Sektor apriwisata di Tunisia sempat melorot lantaran serangan terorisme. Pada 2002, seorang anggota Al-Qaidah melancarakan bom bunuh diri di Sinagoge Al-Ghuraba di Jarba dan menewaskan 21 orang, sebagian besar turis Jerman.

Tiga tahun lalu, serangan teroris terjadi di Museum Bardo di Ibu Kota Tunis, disusul aksi serupa di kawasan wisata pantai di Suisah. Kedua peristiwa ini membunuh 59 wisatawan asing dan seorang warga Tunisia.

Pariwisata di Tunisia mulai bangkit. Data resmi menunjukkan dalam sembilan pertama, terdapat lebih dari enam juta pelancong asing melawat ke negara Arab maghribi ini.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Cegah penyebaran virus corona, Arab Saudi hentikan pelaksanaan umrah

Riyadh juga melarang pelancong asing dari negara sudah terinfeksi virus Covid-19 datang ke Saudi.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 19 orang

Virus Covid-19 sudah menginfeksi 139 orang lainnya sejak wabah itu merebak di Iran pekan lalu.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 





comments powered by Disqus