kabar

Takut diburu penguasa, aktivis perempuan Saudi tutup akun Twitternya

Manal bilang Twitter kini dikuasai agen-agen dibayar oleh penguasa Arab Saudi.

29 November 2018 10:20

Aktivis perempuan tersohor Arab Saudi, Manal asy-Syarif, menutup akun Twitternya akhir bulan lalu lantaran khawatir diburu penguasa negara Kabah. 

Perempuan 39 tahun itu menutup akun Twitternya ketika berbicara di depan peserta the SignularityU Normadic Summit, berlangsung di Ibu Kota Stockholm, Swedia.

Dalam rekaman video diunggah di YouTube, Manal menjelaskan dia merasa tidak aman karena Twitter kini dikuasai oleh agen-agen dibayar oleh penguasa Arab Saudi. 

"Mereka dibayar untuk membungkam, mengintimidasi, dan mempermalukan parapembangkang," katanya.

Manal - ikut berkampanye agar perempuan Arab Saudi boleh menyetir mobil dan motor - tidak ingin bernasib seperti dua wartawan pengkritik rezim: Jamal Khashoggi dan Turki bin Abdul Aziz al-Jasir.

Keduanya dibunuh karena getol mengkritik kebijakan Raja Salman bin Abdul Aziz dan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.  

 

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain kembalikan status kewarganegaraan 551 warganya

Dalam pengadilan massal pekan lalu, 138 orang diputus kehilangan kewarganegaraannya.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Dua gadis Arab Saudi minta suaka ke Georgia

Bulan lalu, dua perempuan Saudi kabur ke Hong Kong dan berhasil mendapatkan visa setelah bersembunyi di sana berbulan-bulan. Keduanya telah mendapat suaka di sebuah negara.

Peta baru Timur Tengah versi Amerika Serikat, menunjukkan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel. (Screenshot)

Amerika terbitkan peta baru memasukkan Golan sebagai wilayah Israel

Peta baru Timur Tengah versi Amerika itu tetap menunjukkan Tepi Barat sebagai wilayah jajahan Israel.





comments powered by Disqus