kabar

Untuk pertama kali, misa Kristen Koptik digelar di Arab Saudi

Uskup Ava Morkos datang dari Mesir atas undangan disampaikan oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Maret lalu.

03 Desember 2018 20:05

Untuk pertama kali sepanjang sejarah, sebuah misa Kristen Koptik digelar kemarin di Arab Saudi.

Misa itu dipimpin oleh Uskup Ava Morkos, datang dari Mesir atas undangan disampaikan oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Maret lalu. Uskup Ava Morkos berasal dari Syubra al-Khaimah, kota terbesar keempat di Mesir dan berlokasi di Provinsi Al-Qalyubiyah.

Misa bersejarah ini dilangsungkan di rumah milik sebuah keluarga penganut Kristen Koptik. Misa itu dihadiri pula sejumlah keluarga pemeluk Kristen Koptik lainnya.

Foto-foto dan rekaman video pelaksanaan misa itu tersebar luas di media-media sosial.

Pelaksanaan misa Kristen Koptik ini dianggap banyak pihak sebagai langkah awal untuk membuka kebebasan bagi kaum Nasrani melaksanakan ibadah mereka. Selama ini orang-orang non-muslim di negara Kabah itu tidak boleh mempraktekkan agama mereka secara terbuka.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus