kabar

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

05 Desember 2018 20:54

Para senator senior Amerika Serikat dari partai republik dan Demokrat kemarin bilang penjelasan tertutup selama sejam disampaikan oleh Direktur CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika) kihna menguatkan keyakinan mereka: Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman adalah pemberi perintah untuk menghabisi nyawa wartawan Jamal Khashoggi.

Senator Lindsay Graham dari Partai republik menyebut anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz itu sebagai sebuah bola rongsokan. "Saya kira dia terlibat dalam pembunuhan Khashoggi," katanya kepada wartawan.

Pernyataan itu sesuai hasil penyelidikan Turki telah diumumkan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan bulan lalu. Dia menekankan ada keterlibatan otoritas tertinggi di Arab Saudi atas pembunuhan Khashoggi.

CIA bulan lalu menyimpulkan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk melenyapkan kolumnis surat kabar the Washington Post itu.  

Senator Richard sepakat dengan komentar Lindsay. "Semua bukti mengarah pada putera mahkota (Bin Salman)," ujarnya.

Senator Bob Corker, Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, menegaskan tidak ada keraguan dalam dirinya Bin Salman memerintahkan pembunuhan Khashoggi. "Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tuturnya.

Tim beranggotakan 15 personel keamanan dan intelijen Arab Saudi membunuh Khashoggi awal Oktober lalu di dalam kantor Konsulat Saudi di Kota istanbul, Turki. Mayatnya kemudian dimutilasi dan dihancurkan memakai cairan asam. Tujuh dari 15 anggota tim pembunuh merupakan pengawal Bin Salman.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman pantau misi pembunuhan Khashoggi

Pangeran Muhammad bin Salman mengirim sebelas pesan kepada penasihatnya, Saud al-Qahtani, beberapa jam sebelum dan setelah Khashoggi dilenyapkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Politikus Tunisia tawarkan suaka bagi putera mahkota Saudi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bilang pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi adalah otritas tertinggi di Arab Saudi, Raja Salman atau Bin Salman.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Kongres Amerika luncurkan investigasi kasus Khashoggi

CIA akhir pekan lalu menyimpulkan perintah pembunuhan Khashoggi berasal dari Bin Salman.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

09 Desember 2018

TERSOHOR