kabar

Arab Saudi akan adili konglomerat Muhammad al-Amudi atas dakwaan korupsi dan suap

Perdana Menteri Abi Ahmad meminta Al-Amudi dibebaskan saat mengunjungi Arab Saudi Mei lalu.

14 Desember 2018 11:36

Arab Saudi akan mengadili konglomerat berdarah Ethiopia Muhammad al-Amudi atas dakwaan korupsi dan suap.

Seorang pejabat Arab Saudi menolak ditulis identitasnya kemarin mengungkapkan Al-Amudi masih ditahan dan dalam keadaan hidup. Namun jadwal sidangnya belum ditentukan.

Al-Amudi ditahan bareng pangeran, konglomerat, dan pejabat lainnya atas tuduhan rasuah sejak November tahun lalu. Mereka mendekam di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh.

Namun sejak akhir bulan lalu, sebagian besar tahanan atas tuduhan korupsi itu dibebaskan dan sisanya dipindahkan ke Penjara Al-Hayir, termasuk Al-Amudi.

Penahanan Al-Amudi mendapat perhatian serius dari pemerintah Ehiopia karena dia memiliki aset sangat banyak di negara Afrika itu. Perdana Menteri Abi Ahmad meminta Al-Amudi dibebaskan saat mengunjungi Arab Saudi Mei lalu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ajak rakyat Turki boikot produk Prancis tapi istrinya punya tas Hermes seharga Rp 733 juta

Tas Hermes milik Emine Erdogan seharga enam kali gaji suaminya atau sebelas kali upah minimum rakyat Turki.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.





comments powered by Disqus