kabar

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

18 Desember 2018 21:07

Kehebohan sekaligus kebanggaan tengah meruap di tengah rakyat Libanon setelah seorang serdadu mereka berani menghadang pasukan Israel yang ingin melewati tapal batas kedua negara. Kejadiannya di Desa Mais al-Jabal, Distrik Marjayun, Libanon Selatan.

Rekaman video seorang tentara Libanon berani menghardik dan mengancam pasukan Israel itu tersebar luas di media sosial.

Dalam video itu, tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

Video keberanian serdadu Libanon itu disebarluaskan di media sosial dengan tanda pagar #Di belakang pohon. Kejadian ini mempersatukan seluruh rakyat Libanon dari beragam agama dan keyakinan. Mereka menyatakan kebanggaan mereka atas keberanian sang serdadu itu.

"Saya bakal menceritakan kepada cucu-cucu saya, saya pernah melihat seorang tentara Arab menodongkan senjatanya ke seorang serdadu Israel," ujar seoarang pengguna Twitter.

Kejadian ini berlangsung di tengah ketegangan melanda perbatasan kedua negara, setelah militer Israel menemukan empat terowongan lintas batas bikinan Hizbullah.

Seorang bocah di Iran mengenakan kaus oblong bergambar wajah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani. (Sky News)

Nasrallah minta semua milisi Syiah serang markas pasukan Amerika di Timur Tengah

Dalam pertemuan dengan Nasrallah, Sulaimani bilang ingin mati syahid.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah (Hizbullah buat Albalad.co)

Hizbullah bantah rumor soal Hasan Nasrallah sakit jantung

Maher sudah lama dikenal sebagai pengkritik Hizbullah dan memiliki hubungan baik dengan badan-badan intelijen Barat.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah. (Iraqi News)

Hasan Nasrallah mengaku bergaji US$ 1.300

Nasrallah memperkirakan Perang Suriah bakal rampung dalam satu atau dua tahun lagi.





comments powered by Disqus