kabar

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

19 Desember 2018 23:43

Amerika Serikat segera menarik pasukannya dari Suriah setelah Presiden Donald Trump mengumumkan milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah ditaklukkan.

Trump mengumumkan kemenangan terhadap ISIS itu melalui akun Twitternya hari ini. "Kami telah mengalahkan ISIS di Suriah, satu-satunya alasan kenapa kami tetap bertahan di sana selama masa kepemimpinan Trump."

Seorang pejabat pertahanan Amerika bilang kepada CNN, penarikan pasukan Amerika akan dilakukan secara cepat.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee membenarkan hal itu. Dia menjelaskan Amerika telah mengalahkan ISIS. "Kami telah mulai memulangkan pasukan Amerika karena kami akan menuju fase berikutnya dalam kampanye memerangi ISIS," katanya.

Keterlibatan militer Amerika di Suriah sejak akhir 2014. Terdapat sekitar dua ribu personel operasi khusus melatih dan menjadi penasihat bagi milisi Kurdi dan Arab dalam menumpas ISIS.

Ketika berjaya pada pertengahan 2014, ISIS menguasai separuh Suriah dan sepertiga Irak.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.





comments powered by Disqus