kabar

Arab Saudi tangkap lagi Pangeran Khalid bin Talal

Dia baru dibebaskan awal bulan lalu.

28 Desember 2018 01:10

Arab Saudi kembali menangkap Pangeran Khalid bin Talal. Penangkapan itu terjadi tidak sampai sepekan setelah ayahnya, Pangeran Talal bin Abdul Aziz, wafat.

"Pangeran Khalid bin Talal dibekuk kemarin pagi," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan  istana. Namun dia tidak mengetahui alasan penangkapan adik dari Pangeran Al-Walid bin Talal itu.

Pangeran Khalid baru dibebaskan awal bulan lalu setelah ditahan sejak Desember tahun lalu bareng lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh atas tudingan korupsi.

Berbeda dengan abangnya, Pangeran Khalid menolak berkompromi dan tidak mau menyerahkan sebagian hartanya sebagai syarat pembebasan.

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Bin Salman kembali rampas dan bekukan properti milik pangeran dan pengusaha

Mereka yang menjadi korban termasuk Pangeran Badr bin Abdul Aziz, adik dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Para pangeran senior Saudi kecewa dengan kepemimpinan Bin Salman

Konflik internal dalam keluarga Bani Saud meletup setelah Raja Salman mengangkat Bin Salman sebagai wakil putera mahkota pada April 2015.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

19 Oktober 2019

TERSOHOR