kabar

Arab Saudi adili sebelas terdakwa pembunuh Khashoggi

Lima terdakwa diancam hukuman mati karena terlibat langsung dalam pembunuhan Khashoggi.

03 Januari 2019 21:26

Jaksa Agung Arab Saudi Saud al-Mujib hari ini bilang pengadilan pidana di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, mulai mengadili sebelas terdakwa dalam kasus pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Dalam keterangan tertulis dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency, Mujib menjelaskan kesebelas terdakwa itu didampingi tim kuasa hukum. Namun pengadilan tidak merilis nama-nama mereka.

Menurut Mujib, lima terdakwa diancam hukuman mati lantaran terlibat langsung dalam pembunuhan kolumnis surat kabar the Washington Post itu.

November tahun lalu, Mujib mengumumkan sebelas warga Arab Saudi didakwa membunuh Khashoggi, sedangkan sepuluh lainnya dicurigai terlibat dan masih dalam tahanan. "Kejaksaan terus menyelidiki mereka memiliki kaitan dalam kasus ini," ujar Mujib.

Khashogggi dihabisi pada 2 Oktober tahun lalu dalam kantor Konsulat Arab Saudi di Kota istanbul, Turki. Mayatnya kemudian dimutilasi tapi belum ditemukan sampai sekarang.

Senat Amerika Serikat dan CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika) menyimpulkan pembunuhan Khashoggi atas perintah Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Anak Raja Salman bilang bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi

Hingga kini, Saudi masih tutup mulut soal keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Saudi jual gedung konsulat tempat pengawal Bin Salman bunuh Khashoggi

Sampai sekarang Riyadh menolak mengungkap di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi disembunyikan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

DPR Amerika sahkan beleid berikan sanksi terhadap Bin Salman

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan Khashoggi tewas lewat pembunuhan berencana dan diketahui oleh Bin Salman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus