kabar

Perempuan Saudi kini dapat pemberitahuan telah dicerai melalui pesan singkat

Selama ini perempuan Arab Saudi tidak pernah dibertahu jika sudah dicerai oleh suami mereka melalui pengadilan

06 Januari 2019 08:23

Arab Saudi mulai hari ini memberlakukan aturan baru sehingga kaum hawa di negara Kabah itu bisa mengetahui kalau mereka sudah diceraikan oleh suami.

Selama ini perempuan Arab Saudi tidak pernah dibertahu jika sudah ditalak.

Pengadilan agama di Arab Saudi sekarang wajib memberitahu keputusan perceraian kepada perempuan bersangkutan melalui pesan singkat.

Para pengacara perempuan setempat bilang kebijakan ini mengakhiri apa yang disebut perceraian rahasia, dimana lelaki mengakhiri pernikahan tanpa memberitahu istri mereka.

Aturan itu memastikan perempuan Arab Saudi mengetahui status perkawinan mereka dan dapat melindungi hak-haknya, seperti tunjangan dari suami setelah perceraian.

Pengacara bernama Samia al-Hindi mengatakan kepada surat kabar Okaz, selama ini banyak perempuan Arab Saudi mengajukan banding ke pengadilan lantaran tidak beritahu sudah diceraikan oleh suami mereka.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Perempuan Saudi dilarang bekerja karena bercadar

Bin Salman membolehkan kaum hawa di negara Kabah itu tidak berabaya di tempat umum.

Perempuan Arab Saudi di stadion. (Saudi Gazette)

Saudi izinkan perempuan jadi tentara

Perempuan Saudi kini boleh masuk angkatan bersenjata dan menjadi prajurit, kopral, atau sersan.

Perempuan Arab Saudi pada 1970-an. (Arab News)

Sebelum terjadi penyerbuan Masjid Al-Haram pada 1979, perempuan Saudi tidak wajib berabaya dan berjilbab

"Kami bisa mengenakan baju sepinggang dipadu rok bermacam warna," kenang Manal Aqil.

Masyail al-Jalud, perempuan Arab Saudi berumur 33 tahun, pelesiran ke mal di Kota Jeddah mengenakan blus dan rok pada September 2019. (Twitter)

Tolak berabaya, perempuan Saudi pelesiran ke mal pakai blus dan rok

Bin Salman menyebut Islam tidak mewajibkan perempuan berabaya dan berjilbab serba hitam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

isis rusak gereja

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

15 November 2019

TERSOHOR