kabar

Gadis Arab Saudi minta suaka ke empat negara

Rahaf memilih meminta suaka ke Kanada, Amerika Serikat, Australia, atau Inggris.

09 Januari 2019 06:40

Meski pemerintah Thailand sudah memberikan izin tinggal sementara, gadis asal Arab Saudi Rahaf Muhammad al-Qunun belum merasa benar-benara aman. Apalagi ayah dan abangnya juga sudah berada di negara Pagoda itu.

Karena itu, melalui akun Twitternya dua hari lalu, dia meminta suaka kepada empat negara, yakni Kanada, Amerika Serikat, Australia, dan Inggris. Dia berharap salah satunya bersedia memberikan perlindungan bagi dirinya. "Saya meminta suaka kalau perwakilan mereka menghubungi saya," kata Rahaf.  

Rahaf, 18 tahun, sejak Senin lalu berada di Bangkok di bawah perlindungan UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi). Dia kabur dari keluarganya ketika sedang berlibur di Kuwait akhir pekan lalu.

Dia sejatinya sudah ingin mencari suaka ke Australia, namun tertahan di Bandar Udara Suvarnabhumi.

Rahaf lari lantaran takut dibunuh setelah keluar dari agama Islam. Dia telah mengumumkan dirinya sebagai penganut atheisme. 

Rahaf Muhammad al-Qunun, gadis 18 tahun asal Arab Saudi, merayakan dapat suaka dengan menenggak segelas anggur merah dalam penerbangan ke Kanada. (Twitter)

Dapat suaka dari Kanada, gadis murtad asal Arab Saudi rayakan dengan segelas anggur

"Saya berhasil," kata Rahaf melalui Twitter. "Sekarang saya bisa melakukan apa saja saya inginkan."

Rahaf Muhamnad al-Qunun, 18 tahun, gadis asal Arab Saudi kabur dari keluarganya dan ingin meminta suaka ke Australia. (Twitter)

Gadis murtad asal Arab Saudi dapat suaka di Kanada

"Kami akan selalu menegakkan hak asasi manusia dan hak-hak perempuan di seluruh dunia," kata Trudeau.

Salinan paspor milik Rahaf Muhammad al-Qunun, 18 tahun, gadis pencari suaka asal Arab Saudi. (Twitter)

UNHCR beri status pengungsi buat gadis Arab Saudi pencari suaka

UNHCR merujuk kepada Australia untuk memberikan suaka bagi Rahaf.

Rahaf Muhammad, 18 tahun (berkaus hitam), gadis asal Arab Saudi saat ditemui UNHCR dan aparat berwenang Thailand di Bandar Udara Suvarnabhumi, Bangkok, 7 Januari 2019. (Twitter)

UNHCR beri perlindungan bagi gadis Saudi ingin mencari suaka

Dia mengaku tadinya sangat ketakutan lantaran ayahnya, merupakan pejabat Arab Saudi, sudah tiba di Bangkok.





comments powered by Disqus