kabar

15 pejabat dan tokoh agama Irak kunjungi Israel

Irak memang tidak mengakui Israel dan pernah terlibat perang dengan negara Bintang Daud itu pada 1967 dan 1973.

09 Januari 2019 07:20

Sebanyak tiga delegasi dengan jumlah anggota 15 rombongan mengunjungi Israel secara rahasia tahun lalu. Lawatan terakhir dilakukan rombongan pejabat, anggota parlemen, serta tokoh agama dari kalangan Sunni dan Syiah di Irak itu berlangsung bulan lalu, seperti dilansir Hadashot TV.

Kedatangan tiga delegasi Irak dalam waktu berbeda ini sengaja sangat dirahasiakan agar tidak membikin marah Iran, merupakan negara tetangga Irak.

Mereka mengunjungi sejumlah universitas di negara Zionis itu, museum Holocaust, dan bertemu para pejabat Israel.

Kementerian Luar Negeri Israel menolak mengungkap identitas mereka. "Rombongan dari Irak itu adalah tokoh-tokoh Sunni dan Syiah berpengaruh di negara mereka."

Irak memang tidak mengakui Israel dan pernah terlibat perang dengan negara Bintang Daud itu pada 1967 dan 1973.

Wakil Ketua Parlemen Irak Hasan Karim al-Kaabi meminta dilakukan penyelidikan untuk membongkar siapa saja 15 tokoh Irak berkunjung ke Israel tahun lalu. "Melawat ke daerah pendudukan terlarang dan isu sangat sensitif bagi semua muslim," katanya.

Kaabi merupakan kawan dekat dari tokoh Syiah Muqtada as-Sadr, aliansi politiknya menguasai kursi terbesar di parlemen berdasarkan hasil pemilihan umum tahun lalu.

Terdapat komuntas Yahudi asal Irak dalam jumlah besar tinggal di Israel. Mereka rutin menyerukan agar tercipta hubungan diplomatik antara kedua negara.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (kiri) dan Imam Besar Masjid Al-Azhar, Kairo, Syekh Ahmad Muhammad ath-Thayyib. (Times of Israel)

Imam besar Al-Azhar bertemu Paus Fransiskus di Abu Dhabi bulan depan

Paus Fransiskus bakal menggelar misa, diperkirakan dihadiri 135 ribu orang.

Tiga utusan dari Qatar datang ke Jakarta untuk menyampaikan bantuan bagi korban gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah. (Albalad.co/Istimewa)

Qatar janjikan bantuan US$ 5 juta bagi korban gempa di Lombok dan Sulawesi Tengah

Bantuan disalurkan lewat Qatar Fund for Development.

Ahmad az-Zuabi, 14 tahun, bocah pengungsi asal Suriah, tewas terjatuh karena dikejar polisi di Beirut. Dia dituduh mencuri. (Al-Arabiya)

Bocah pengungsi Suriah tewas terjatuh karena dikejar polisi Libanon

Ahmad dituduh maling tapi tidak ada penjelasan barang apa, di mana, dan kapan dia mencuri.

Sopir ambulans sedang memberi makan kucing liar di Kota Aleppo, Suriah. (Ilustrasi/World Bulletin)

Wali kota Yerusalem alokasikan US$ 27 ribu setahun buat kasih makan kucing liar

Pemerintah kota akan membangun sejumlah tempat makan bagi kucing jalanan.





comments powered by Disqus